PKBI (Persatuan Korban Bumiputera 1912 Indonesia) Sampaikan Surat Ke OJK Mendukung Ketua BPA Selamatkan AJB Bumiputera 1912

AJB Bumiputera 1912. Foto: Ist/IndoPos86.com.
“Mohon kepada Direksi dan OJK untuk memberikan tanggapan secara resmi. Jika tidak sesui, kami berharap kiranya diambil tindakan agar permasalahan tersebut tidak berlarut-larut,”

Kamis 22 Desember 2022 I Pukul 17.46 WIB

Jakarta, IndoPos86.comKetua BPA H. Muhammad Idaham, SH, M.Si dan anggota BPA Asuransi Jiwa bersama 1912 lainnya serta Direksi sedang berupaya agar RPKP (Rencana Penyehatan Keuangan Perusahaan) AJB Bumiputera 1912 segera disetujui OJK RI, namun masih tetap diganggu dengan berita-berita tendensius yang disampaikan Ketua Koordinator Nasional Perhimpunan Pemegang Polis AJB Bumiputera 1912 di PortalLebak.com dan di Pasjabar.com.

Sehubungan dengan hal tersebut Koordinator Pusat Persatuan Korban Bumiputera 1912 Indonesia (PKBI) Ahmad Suriadi menyayangkan pernyataan Koordinator Nasional (Kornas) Perhimpunan Pemegang Polis AJB Bumiputera 1912 yang dimuat di PortalLebak.Com dan di Pasjabar.Com.

Oleh sebab itu Ahmad Suriadi menyampaikan surat resmi ke OJK RI dan Kepada Direksi AJBB 1912, yang isinya adalah pertama sesuai berita di PortalLebak.com dan di Pasjabar.Com pada Senin (19/12/2022) pihaknya sangat menyesalkan sekali pernyataan Koordinator Nasional (Kornas) Perhimpunan Pemegang Polis AJB Bumiputera 1912 yang sepihak dengan kalimat yang tendensius tentang kebijakan Ketua BPA-Management saat ini, yang terbukti digunakan untuk modal Anak Perusahaan AJBB 1912 (PT.BMS).

“Kami (PKBI) sangat mendukung jika semua BPA maupun Organ AJBB 1912 lainnya ikut peran serta dalam mengembangkan operasional anak perusahaan AJBB 1912 yang nantinya dapat membantu percepatan pembayaran klaim para nasabah,” ucap Ahmad Suriadi dalam keterangan resminya.

“Kedua sepengetahuan kami atas nama Muhammad Idaham (Ketua BPA) masih sebagai pemegang polis/Anggota sesuai AD/ART AJBB 1912, justru Ketua dan Sekretaris Kornas yang diduga sudah tidak memiliki polis baik inforce, HK maupun lapse,” tegasnya.

Ketiga dirinya menyampaikan bawa jika ada pihak-pihak yang tidak sepaham dengan usaha yang dilakukan oleh Ketua BPA, itu wajar selama tidak menyebarkan fitnah dan sebagainya bahkan menjadi keresahan para Pempol.

“Maka dengan ini kami dari Pempol Persatuan Korban Bumiputera 1912 Indonesia (PKBI) menyampaikan : 1. Bagaimana dengan kepemimpinan BPA-Management yang lalu, apakah sudah benar-benar Amanah? Jika dilakukan dengan benar-benar amanah tentunya AJBB 1912 tidak seperti saat ini. Akankah terus menerus menerbitkan isue yang menyudutkan seseorang tanpa data yang sebenarnya? Pempol sudah lama menunggu klaimnya dibayarkan. Jika terus menerus menghujat kapan selesainya. Apakah kami perlu mengungkit masa lalu seorang BPA-Management lama? Kami juga bisa melakukan langkah-langkah hukum bilamana merugikan PKBI secara keseluruhan,” lanjutnya.

“Kedua mohon kepada Direksi dan OJK untuk memberikan tanggapan secara resmi. Jika tidak sesui, kami berharap kiranya diambil tindakan agar permasalahan tersebut tidak berlarut-larut,” harapnya.

Selanjutnya Ahmad Suriadi menyampaikan, sudah saatnya semua elemen yang berhubungan dengan AJBB 1912 bergandengan tangan dan berusaha dengan berbagai upaya mengusahakan agar AJBB 1912 dapat sesegera mungkin melewati masa-masa penyehatan ini, sehingga Perusahaan Asuransi tertua di Indonesia yang sudah 111 tahun berdiri ini dapat sehat kembali.

AJBB 1912 memiliki 11 Kanwil dengan ratusan cabang yang menyebar di seluruh Indonesia dengan asset yang besar pula baik tanah maupun gedung dengan jumlah nasabah pemegang polis yang besar pula sudah selayaknya menjadi perhatian serius pemerintah dalam hal ini OJK RI. (Rls/IndoPos86.com).

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan