Ketua PW IKA BKPRMI Sumut Tegas Menolak Kehadiran Utusan Khusus AS Untuk LGBTQI+ Ke Indonesia

Ketua Pimpinan Wilayah Ikatan Keluarga Alumni Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (PW IKA BKPRMI) Sumatera Utara H. Ardiansyah Saragih, SH,.MH. Foto: Dok. IndoPos86.com.
“PW IKA BKPRMI Sumatera Utara dengan tegas menolak kehadiran Jessica Stern yang merupakan utusan Amerika Serikat untuk LGBTQI+ ke Indonesia, karena misi yang dibawanya bertentangan dengan ajaran Islam serta budaya Bangsa Indonesia,”

Sabtu 3 Desember 2022 I Pukul 13.50 WIB

Medan, IndoPos86.com – Ketua Pimpinan Wilayah Ikatan Keluarga Alumni Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (PW IKA BKPRMI) Sumatera Utara H. Ardiansyah Saragih, SH,.MH angkat bicara serta turut menolak rencana kehadiran Jessica Stern utusan Khusus Amerika Serikat untuk memajukan hak asasi manusia (HAM) LGBTQI+ tanggal 7-9 Desember ke Indonesia.

Bacaan Lainnya

“PW IKA BKPRMI Sumatera Utara dengan tegas menolak kehadiran Jessica Stern yang merupakan utusan Amerika Serikat untuk LGBTQI+ ke Indonesia, karena misi yang dibawanya bertentangan dengan ajaran Islam serta budaya Bangsa Indonesia,” ucap H. Ardiansyah Saragih dalam keterangan resminya kepada IndoPos86.com, Sabtu (03/12/2022).

Dijelaskannya bahwa saat ini khususnya di Indonesia masih banyak isu-isu yang jauh lebih penting dibandingkan misi yang hendak dibawa Jessica Stern ke Indonesia salah satunya adalah usaha nyata untuk menyelamatkan anak bangsa dari penyalahgunaan narkoba karena berapa banyak generasi muda kita yang kini masa depannya rusak akibat terlibat penyalahgunaan narkoba.

“Ajaran Islam mengajarkan kita untuk berpasangan laki-laki dan perempuan, bukan laki-laki dengan laki-laki atau perempuan dengan perempuan. Bahkan LGBT itu bertentangan dengan Pancasila yang sila pertamanya Ketuhanan Yang Maha Esa, sebab tidak ada satu ajaran agama di Indonesia yang mengizinkan praktik LGBT,” tegasnya.

Ditambahkannya bahwa isu hak asasi manusia serta nilai-nilai keberagaman selalu dijadikan tameng untuk kemudian membenarkan apa yang menjadi pilihan kaum LGBT. Sehingga ketika ada negara atau sekelompok orang yang menolak kehadiran mereka maka akan digambarkan sebagai negara atau kelompok yang intoleran serta tidak menghargai hak-hak orang lain.

“Kita selayaknya belajar dari negara Qatar yang juga penyelenggara Piala Dunia FIFA 2022 dimana mereka dengan tegas mengatakan tidak ada tempat untuk kaum LGBT selama penyelenggaraan piala dunia di negara mereka. Bahkan dengan banyaknya hujatan dari pembela kaum LGBT, Qatar tidak bergeming dan tetap dengan pendiriannya,” lanjutnya.

Terakhir dirinya berharap pihak Imigrasi yang memiliki wewenang untuk menolak kehadiran Jessica Stern mendengarkan masukan dari berbagai kalangan yang menolak kehadiran Jessica Stren di Indonesia. Negara Indonesia adalah negara yang berdaulat sehingga negara berhak menolak masuknya seseorang jika kemudian kehadiran orang tersebut membawa keributan di Indonesia.

“Beberapa hari ini MUI hingga PBNU dan PP Muhammadiyah telah mengeluarkan statement yang tegas menolak kehadiran Jessica Stern di Indonesia, sehingga kita sangat berharap pihak Dirjen Imigrasi mendengarkan masukan serta pendapat orang-orang tua dan para ulama kita sehingga yang hadir ke Indonesia adalah kebaikan bukan keburukan,” pungkasnya.

LGBTQI+ adalah singkatan dari lesbian, gay, bisexual, transgender, queer dan intersex persons. Jessica Stern rencananya melakukan perjalanan ke Asia Tenggara dan dijadwalkan mampir ke Indonesia pada 7 – 9 Desember, setelah mengunjungi Vietnam dan Filipina pekan ini. (Red/).

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan