Wapres Maruf Amin Serahkan Zakat Secara Online

  • Whatsapp

Wakil Presiden Republik Indonesia KH. Ma’ruf Amin menyerahkan zakat secara online kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dari kediaman pribadinya, Selasa (12/05/2020). Foto: Instagram/kyai_marufamin.

“Saya, Wakil Presiden Republik Indonesia, menyerahkan dana zakat sebagaimana terlampir untuk disalurkan kepada para mustahik (orang-orang yang menurut syariat berhak mendapatkan zakat), khususnya mereka yang terdampak COVID-19,”

Rabu 13 Mei 2020 I Pukul 02.18 WIB

Bacaan Lainnya

Jakarta, IndoPos86 – Wakil Presiden KH. Ma’ruf Amin menyerahkan zakat secara online kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Ma’ruf menyebut zakat ini nantinya akan disalurkan kepada yang membutuhkan khususnya warga yang terdampak COVID-19.

“Pada hari ini, Selasa, 12 Mei 2020 atau bertepatan dengan 19 Ramadan 1441 Hijriah, saya, Wakil Presiden Republik Indonesia, menyerahkan dana zakat sebagaimana terlampir untuk disalurkan kepada para mustahik (orang-orang yang menurut syariat berhak mendapatkan zakat), khususnya mereka yang terdampak COVID-19,” ujar Ma’ruf, dalam keterangan tertulis, Selasa (12/5/2020).

Lampiran zakat Wakil Presiden KH. Ma’ruf Amin yang diserahkan secara online kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dari kediaman pribadinya, Selasa (12/05/2020). Foto: Instagram/Sekretariat Kabinet.

Penyerahan zakat ini, dilakukan Ma’ruf melalui teleconference dari kediaman resminya. Sebelum Ma’ruf, Presiden Joko Widodo (Jokowi) lebih dulu melakukan penyerahan Zakat.

Zakat ini langsung diterima langsung oleh Kepala Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Bambang Sudibyo.

Disebutkan zakat akan disalurkan sesuai dengan syariah dan peraturan perundang-undangan.

Adapun peruntukan zakat yang disalurkan, akan diprioritaskan kepada mustahik yang terdampak pandemi COVID-19.

Dengan rincian mustahik darurat kesehatan mempunyai porsi sebesar 72% dari total zakat yang disalurkan.

Mustahik darurat ekonomi mempunyai porsi sebesar 25%, sementara pelaksanaan program yang sudah ada sebelum pandemi hanya mempunyai porsi sebesar 3%. (Detik.com/IndoPos86).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.