Wamendes PDTT Apresiasi Kerukunan Desa Transmigran di Mamasa

  • Whatsapp

Wamendes PDTT Budi Arie Setiadi. Foto : Kemendes PDTT.

Sabtu, 22 Februari 2020 I Pukul 11.00 WIB

Bacaan Lainnya

Jakarta, IndoPos86 – Wakil Menteri Desa, Pembangunan daerah Tertinggal dan Trasnmigrasi (Wamendes PDTT) Budi Arie Setiadi menyampaikan apresiasi terhadap kerukunan warga transmigran di Desa Mehalaan, Sulawesi Barat. Menurut Wamendes tidak adanya sekat antarwarga transmigran, meskipun berasal dari suku, budaya dan agama yang berbeda.
Wamendes menyampaikan keberagaman dan kerukunan di Kabupaten Mamasa bisa menjadi inspirasi bagi sebuah kemajuan. Mamasa adalah miniatur Indonesia. Para tokoh agamanya menyejukkan, mendamaikan dan menyatukan. Pembangunan Indonesia sentris artinya pembangunan yang adil dan merata diseluruh Indonesia dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai pulau Rote tidak boleh dilupakan adalah Mamasa.
Sebagai informasi, Unit Permukiman Transmigrasi (UPT) Rano Desa Mahalaan sudah dibuka sejak tahun 2016. UPT tersebut merupakan tempat tinggal transmigran untuk membangun sebuah desa dari awal. Dimana saat ini UPT Reno telah menampung 205 kepala keluarga.
Kedepan di tahun 2020, Kemendes PDTT melalui Direktorat Penyiapan Kawasan dan Pembangunan Permukiman Transmigrasi (PKP2Trans) akan menambah 35 kepala keluarga lagi, sehingga diharapkan UPT Reno mencapai daya tamping 240 kepala keluarga.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.