Statement Ketua PW GPA Sumut Direspon Presiden Jokowi

  • Whatsapp

Ketua Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda Al Washliyah Sumatera Utara (PW GPA Sumut) Zulham Effendy Siregar. Foto : Dok. Istimewa.

Rabu 1 April 2020 I Pukul 11.00 WIB

Bacaan Lainnya

Medan, IndoPos86 – Terkait perkembangan penyebaran pandemi global wabah virus corona (COVID-19) di Indonesia. Pemerintah mempertimbangkan beberapa opsi kebijakan yang akan diambil. Diantaranya isu lockdown, karantina wilayah hingga penetapan darurat sipil.

Menyikapi hal tersebut Ketua Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Al Washliyah Sumamatera Utara (PW GPA Sumut) Zulham Efendy Siregar meminta Presiden Joko Widodo membuat sejumlah kebijakan diantaranya menggratiskan listrik untuk masyarakat miskin.

“Yang buat masyarakat tambah khawatir adalah ke tiga kata ini : pembatasan wilayah, karantina dan darurat sipil,” demikian disampaikan Zulham Effendy Siregar didampingi Ketua Pembina OKI Sumut H. Ardiansyah Saragih, SH,.MH melalui sambungan telepon kepada IndoPos86, Selasa (31/03/2020).

“Jika ini diberlakukan, harusnya diiringi solusi konkrit untuk membuat masyarakat menjadi tenang. Misalnya menjamin ketersediaan layanan kesehatan, menjamin ketersediaan pangan dan menggratiskan biaya listrik dan air bagi masyarakat kurang mampu,” lanjut Zulham.

“Alhamdulillah sebahagian besar masukan kita tersebut ditanggapi Presiden Jokowi, dimana Selasa (31/03/2020) sore, Presiden mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan Keppres Kedaruratan Kesehatan yang mana didalam poin aturan tersebut diiringi kebijakan untuk menggratiskan tarif listrik selama 3 bulan,” ucap Zulham.

“Pemerintah juga akan menambah jumlah masyarakat penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH), penambahan penerima Kartu Sembako, untuk pemenuhan kebutuhan pokok Pemerintah menyiapkan anggaran tambahan 25 triliun, hingga keringanan kredit untuk UMKM,” lanjutnya.

“Semoga kebijakan ini dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususya masyarakat kurang mampu ditengah wabah yang saat ini melanda negeri kita. Dan kita juga berdoa, memohon pada Allah SWT agar wabah penyakit virus corona ini bisa segera hilang dan kita bisa beraktivitas maupun beribadah seperti biasa kembali,” pungkasnya. (IndoPos86).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.