Sempat Minum Es Usai Buka Puasa, PDP asal Lubukpakam Meninggal di RSUP Adam Malik

  • Whatsapp

Ilustrasi petugas pemakaman membawa peti jenazah pasien suspect virus corona atau Covid-19 di TPU Tegal Alur, Jakarta Barat, Selasa (31/03/2020). Foto: Garry Lotulung/Kompas.com.

Sabtu 2 Mei 2020 I Pukul 23.52 WIB

Bacaan Lainnya

Deliserdang, IndoPos86 – Pasien dalam pengawasan (PDP) COVID-19 yang bekerja sebagai asisten rumah tangga di Kecamatan Lubukpakam, Kabupaten Deliserdang meninggal dunia di RSUP Adam Malik, Medan.

Menurut Kepala Desa Sekip, Sumardi, korban ini berusia 68 tahun. Saat ini, jenazahnya akan segera dimakamkan di kawasan Simalingkar, Medan.

“PDP ini sebelumnya bekerja di toko yang ada di Kota Lubukpakam.

Pada Sabtu (25/04/2020) kemarin, dia masih sempat menjalankan ibadah puasa,” kata Sumardi, Rabu (29/04/2020).

Selepas berbuka, PDP tersebut meminum es. Tak lama kemudian, ia mengeluhkan kondisi badannya tidak enak.

“Sempat dibawa berobat memang. Setelah itu, kondisinya mulai membaik,” kata Sumardi.

Pada Senin (27/04/2020) pagi, kondisi korban kembali tidak stabil. Tubuhnya lunglai, dan kesehatannya semakin menurun.

“Sekitar pukul 14.00 WIB, korban dilarikan keluarga ke rumah sakit Patar Asih,” ungkap Sumardi.

Di sana, petugas medis kemudian merujuk korban ke RSUP Adam Malik pada malam harinya. Sejak saat itu, korban pun menjalani perawatan intensif.

“Pada Rabu pukul 06.30 WIB, korban ini mengembuskan nafas terakhirnya. Jika ditanya mengenai latar belakangnya, almarhumah ini memiliki pribadi yang sangat baik,” kata Sumardi.

Ruang infeksius tempat perawatan pasien COVID-19 di RSUP H Adam Malik Medan. Foto: Istimewa.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Deliserdang, dr Ade Budi Krista mengatakan pihaknya masih menunggu hasil swab terhadap korban. Katanya, mereka belum berani menyatakan bahwa korban positif COVID-19 atau hal lain.

“Saat ini kami melacak atau penyelidikan epidemiologi (PE). Kami ingin tahu lebih lanjut darimana saja pasien ini. Kalaupun kena (virus COVID-19), dimana,” kata Ade.

Begitupun, ia meminta semua pihak tidak menduga-duga sebelum hasil swab benar- benar keluar.


Memilih Ikhlas

Pasien dalam pengawasan (PDP) asal Kota Lubukpakam yang meninggal dunia di RSUP Adam Malik rencananya akan dimakamkan di taman pemakaman umum (TPU) Simalingkar.

TPU ini disediakan khusus untuk memakamkan jenazah positif COVID-19.

Meskipun hasil swab terhadap PDP dari Lubukpakam ini belum keluar, namun pihak keluarga memilih ikhlas korban dimakamkan di Simalingkar.

“Keluarganya sudah ikhlas. Mereka sepakat jenazah orangtuanya ini dimakamkan di Simalingkar saja,” kata Kades Sekip, Sumardi.

Ia mengatakan, kenapa pihak keluarga sepakat memakamkan korban di Simalingkar, karena tidak ingin memunculkan polemik di masyarakat.

“Mereka tidak ingin ada perasaan tidak nyaman (di masyarakat). Makanya disepakati keluarga dimakamkan di sana (Simalingkar),” kata Sumardi.
(Sumber: Tribun-Medan.com)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.