Salah Satu Daerah ODP Terbanyak di Sumut, Pemko Siantar Buka Layanan Pengaduan

  • Whatsapp

Tugu becak B.S.A (Brimingham Small Arms) yang menjadi icon kota Pematang Siantar. Foto : Dok. Istimewa.

Rabu 25 Maret 2020 I Pukul 11.58 WIB

Bacaan Lainnya

Siantar, IndoPos86 – Hingga Selasa (24/03/2020) terjadi kenaikan yang sangat signifikan jumlah ODP (Orang Dalam Pantauan) virus corona (COVID-19) di wilayah Sumatera Utara. Satuan Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Sumatera Utara menyatakan terjadi kenaikan jumlah ODP yaitu menjadi 1.391 orang.

Sebelumnya, Senin (23/03/2020) jumlah ODP COVID-19 di Sumatera Utara sejumlah 763 orang, Dan pada hari Selasa naik menjadi 1391 orang. Demikian juga dengan jumlah positif COVID-19, dari yang sebelumnya 2 orang meningkat menjadi 8 orang.

Kepala Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Sumut, Riadil Akhir Lubis mengatakan, jumlah ODP naik signifikan sekitar 89 persen dari data sebelumnya.

ODP paling banyak di Kota Medan, Deli Serdang, Pematang Siantar, Asahan, Kota Binjai, dan Pakpak Bharat, dikutip dari konferensi pers di channel Youtube Selasa (24/03/2020).

Informasi Perkembangan COVID-19 oleh Pemko Pematang Siantar. Foto : Dok. Istimewa.

Terkait perkembangan penyebaran virus corona (COVID-19) Pemko Pematang Siantar juga terus mengupdate informasi terkini kepada masyarakat.

Dari Laman Pemerintah Kota Pematangsinatar terkait data update COVID-19 per-tanggal 24 Maret 2020. ODP COVID-19 di wilayah Pematang Siantar sebanyak 162 orang, dengan Pasien Negatif sebanyak 1 orang.

Untuk memudahkan masyarakat Siantar mendapatkan informasi mengenai COVID-19, Satuan Tugas COVID-19 Dinas Kesehatan Kota Pematangsiantar juga membuka ruang pengaduan masyarakat terkait dengan nomor :

  • 081361527822 (Dr. Meilan Sp.P),
  • 081260004795 (Dr. Erika Silitonga),
  • 08126300971 (Misran),
  • 082276698588 (Mei Arina Sinaga).

Diharapkan masyarakat Pematang Siantar dapat berperan aktif memberikan laporan apabila ada gejala- gejala terkait COVID-19 untuk sesegera mungkin dapat di tangani langsung oleh pihak terkait.(Red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.