RS GL Tobing PTPN II Mulai Tampung PDP COVID-19 di Sumut

  • Whatsapp

Rumah Sakit GL Tobing PTPN II di Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara.  Foto : Rudy Chen/IndoPos86.

Minggu 29 Maret 2020 I Pukul 11.37 WIB

Bacaan Lainnya

Medan, IndoPos86 – Rumah Sakit GL Tobing PTPN II Tanjung Morawa Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara yang ditunjuk menjadi salah satu rujukan untuk penanganan infeksi virus corona (COVID-19) mulai beroperasi, Sabtu (28/03/2020).

Namun, RS GL Tobing hanya diperuntukkan bagi Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

“Rumah Sakit GL Tobing hanya untuk PDP saja. PDP yang masuk juga rujukan dari rumah sakit lain dan mendapat konfirmasi dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut,” kata Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Sumut Alwi Mujahit, Sabtu (28/03/2020).

Dia menjelaskan logistik untuk rumah sakit ini dalam menangani PDP COVID-19 telah tersedia. Beberapa logistik antara lain Alat Perlindungan Diri (APD) berupa baju antivirus, sarung tangan karet, sarung tangan trasti protect, helm, kacamata pelindung, sepatu boot safety, dan masker N95 yang diterima dari Pemprov Sumut.

“RS GL Tobing memiliki kapasitas 49 kamar. Pasien rujukan yang diterima tentunya selektif. Rumah sakit ini juga dijaga ketat TNI dan Polri. Jadi tidak boleh ada sembarangan yang masuk,” kata Alwi.

Setelah RS GL Tobing, selanjutnya rumah sakit rujukan dan tempat isolasi PDP lain akan segera menyusul seperti RS Martha Friska 1 dan 2, RS Sari Mutiara, RS Haji Medan, Asrama Haji Medan, Wisma Atlet, BPSDM Sumut, Siti Hajar, SPN Sampali Sumut, hotel dan lainnya.

“Setelah logistik disalurkan, rumah sakit dan tempat isolasi lain akan segera menyusul,” tambah Alwi.

Sebelumnya, Juru Bicara Percepatan Penanganan COVID-19 di Sumut, Mayor KES dr Whiko Irwan mengatakan jumlah pasien positif terinfeksi COVID-19 di Sumut pada Sabtu (28/03/2020) melonjak tajam menjadi 14 orang.

“Jumlah pasien positif mengalami kenaikan dari data sebelumnya menjadi 14 orang. Sehari sebelumnya pasien positif ada 9 orang,” katanya.

Dari data tersebut, 12 orang masih dirawat di ruang isolasi rumah sakit, sedangkan 2 orang lainnya meninggal dunia. Tak hanya itu, jumlah PDP juga naik menjadi 77 orang dari sebelumnya ada 76 orang.

“Kemudian untuk PDP negatif COVID-19 yang saat ini sudah pulang ada 3 orang dan PDP negatif COVID-19 yang masih dirawat ada 18 orang,” paparnya.

Bahkan jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) saat ini mengalami kenaikan signifikan menjadi 4.064 yang melaporkan diri. (CNNIndonesia/IndoPos86).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.