Plt Walikota Medan Akhyar Nasution Salurkan Sembako untuk Warga Terdampak COVID-19

  • Whatsapp

(Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi menyerahkan sembako kepada Camat se Kota Medan, yang kemudian akan di bagikan ke warganya masing-masing di Gudang Bulog di Jalan Mustafa, Kelurahan Glugur Darat I, Kecamatan Medan Timur, Sabtu (04/04/2020). Foto : Dok. Humas Pemko Medan.

“Masyarakat yang mendapatkan bantuan adalah masyarakat yang total loss income akibat dampak pencegahan virus corona”

Sabtu 4 April 2020 I Pukul 20.29 WIB

Bacaan Lainnya

Medan, IndoPos86 – Pemerintah Kota (Pemko) Medan menyalurkan sembako berupa beras sebanyak 5 Kg kepada masyarakat Kota Medan.

Sembako tersebut akan di bagikan kepada masyarakat terkena dampak wabah virus corona yang mengharuskan masyarakat lebih banyak di rumah guna memutus mata rantai penyebaran virus corona (COVID-19) di 21 Kecamatan yang ada di Kota Medan.

Penyerahan sembako tersebut diberikan langsung Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi kepada Camat se Kota Medan, yang kemudian akan di bagikan ke warganya masing-masing di Gudang Bulog di Jalan Mustafa, Kelurahan Glugur Darat I, Kecamatan Medan Timur, Sabtu (04/04/2020).

Dikatakan Akhyar, bantuan ini merupakan tahap pertama yang dilakukan Pemko Medan membagikan beras dengan total keseluruhan beras sebanyak 980 ton.

(Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi memantau beras yangakan di bagikan ke warga kota Medan di Gudang Bulog di Jalan Mustafa, Kelurahan Glugur Darat I, Kecamatan Medan Timur, Sabtu (04/04/2020). Foto : Dok. Humas Pemko Medan.

Masing-masing kepala keluarga (KK) nantinya akan mendapatkan sebanyak 5 Kg beras dan dibagikan secepatnya sesuai dengan ketersedian beras yang dimiliki Bulog.

“Pemko Medan dalam hal ini menyalurkan bantuan pangan ke seluruh warga Kota Medan yang berdampak secara ekonomi akibat mewabahnya virus corona. Ini merupakan stimulus yang diberikan Pemko Medan kepada seluruh masyarakat Kota Medan,” kata Akhyar.

Lebih lanjut Akhyar mengungkapkan bahwa masyarakat yang mendapatkan bantuan tersebut adalah masyarakat yang total loss income (kehilangan penghasilan) akibat dampak pencegahan virus corona.

Diantaranya seperti abang becak, pedagang kecil disekolah yang sekolahnya sudah diliburkan, pedagang keliling, itulah yang menjadi prioritas utamanya.

“Jangan dibagikan jika tidak masuk kriteria tersebut, seperti halnya penerima PKH atau penerima bantuan sosial dari Kemensos sudah memiliki jatah masing-masing jadi jangan diberikan lagi,” tegas Akhyar. (Humas Pemko Medan/IndoPos86).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.