Plt Walikota Medan Akhyar Nasution Pantau Razia Masker

  • Whatsapp

Plt. Walikota Medan Ir. Akhyar Nasution M.Si saat meninjau kegiatan razia masker yang dilakukan di Jalan Mandala By Pass, Kecamatan Medan Tembung, Rabu (06/05/2020). Foto: Humas Pemko Medan/IndoPos86.

Kamis 7 Mei 2020 I Pukul 02.14 WIB

Bacaan Lainnya

Medan, IndoPos86 – Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi kembali mengingatkan kepada seluruh warga di wilayah Kota Medan agar wajib mengenakan masker saat beraktifitas di luar rumah.

Sebab, kewajiban tersebut tertuang sebagai salah satu poin dalam Perwal No.11/2020 tentang Karantina Kesehatan Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Kota Medan.

Hal ini disampaikan Akhyar usai meninjau kegiatan razia masker yang dilakukan di Jalan Mandala By Pass, Kecamatan Medan Tembung, Rabu (06/05/2020).

Dengan adanya razia rutin yang digelar ini, Akhyar berharap dapat mendorong dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengenakan masker sebagai upaya pencegahan diri dari penularan sekaligus memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

Petugas gabungan memberhentikan kenderaan warga yang tidak memakai masker dalam kegiatan razia masker yang dilakukan di Jalan Mandala By Pass, Kecamatan Medan Tembung, Rabu (06/05/2020). Foto: Humas Pemko Medan/IndoPos86

“Kami minta warga taat dan patuh terhadap anjuran yang disampaikan. Ini demi kebaikan kita bersama. Sebab, dibutuhkan komitmen dan partisipasi aktif dari kita semua untuk memerangi virus Corona ini. Jangan lupa pakai masker untuk melindungi diri dan orang lain,” kata Akhyar.

Diungkapkan Akhyar, saat ini kesadaran masyarakat memakai masker sudah meningkat. Meski demikian masih ada saja warga yang belum mengindahkan anjuran tersebut.

Oleh karena itulah, guna memberi efek jera bilang Akhyar, bagi warga yang kedapatan tidak mengenakan masker akan dikenakan sanksi seperti penahanan kartu tanda penduduk (KTP) selama 3 hari oleh Satpol PP Kota Medan.

Petugas gabungan memberi sanksi push up bagi warga yang tidak memakai masker dalam kegiatan razia masker yang dilakukan di Jalan Mandala By Pass, Kecamatan Medan Tembung, Rabu (06/05/2020). Foto: Humas Pemko Medan/IndoPos86.

“Sanksi yang kita berikan untuk menyadarkan bahwa menggunakan makser ini sangatlah penting. Sebab, mereka bisa saja berpotensi menularkan virus ke orang lain. Kita tidak tahu kemungkinan diri telah terpapar COVID-19 tanpa menunjukkan gejala apapupun. Maka dari itu, dari pada yang tidak mengenakan masker membahayakan orang lain, lebih baik dia kita beri sanksi untuk tidak mengulanginya,” tegasnya.

Sementara itu, dari hasil razia masker yang dilakukan personil gabungan dari unsur Satpol PP Kota Medan, Dinas Perhubungan (Dishub), pihak kecamatan dan puskesmas, TNI-Polri serta dibantu personil Satpol PP Provsu di Jalan Mandala By Pass, Medan Tembung, tercatat sebanyak 24 KTP warga ditahan petugas dan 20 warga tanpa KTP.

Selain di kecamatan Medan Tembung, razia masker juga dilakukan serentak di 10 kecamatan lainnya yakni Kecamatan Medan Polonia, Helvetia, Selayang, Barat, Timur, Perjuangan, Deli, Labuhan, Marelan dan Belawan. Selain menahan KTP, sanksi push up ini hanya diberikan kepada warga yang memungkinkan untuk melakukannya.

Setiap warga yang kedapatan tidak mengenakan masker, petugas langsung memberhentikan kenderaan laju kendaraannya dan memintanya untuk ke pinggir jalan guna dilakukan pendataan dalam lembar berita acara.

Nantinya, surat tersebut harus dibawa untuk mengambil KTP yang telah ditahan selama 3 hari di Satpol PP Kota Medan, Jalan Arif Lubis Medan. Usai didata warga selanjutnya diberikan masker untuk segera digunakan. (Humas Pemko Medan/IndoPos86).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.