Plt Walikota Medan Akhyar Nasution Berkeinginan Membangun Peradaban Kota Lewat Jalan Budaya

  • Whatsapp

Plt Walikota Medan Ir. H. Akhyar Nasution, M.Si saat menjadi narasumber dalam acara Dialog Seni di Gedung Sanggar Seni Rupa Simpassri, Jalan Teratai, Kecamatan Medan Maimun, Sabtu (22/2/2020). Foto : Humas_Pemko Medan.


Minggu, 23 Februari 2020 I Pukul 01.30 WIB

Bacaan Lainnya


Medan, IndoPos86 – Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Medan Ir. H. Akhyar Nasution, M.Si menyampaikan keinginannya untuk membangun peradaban kota lewat jalan budaya. Dengan begitu, Akhyar optimis ibukota provinsi ini akan kembali memiliki identitas sehingga lebih maju dan berkembang dalam berbagai bidang kehidupan di masa mendatang.

“Membangun peradaban kota lewat jalan budaya, itu yang harus dilakukan saat ini. Artinya, kita bangun kembali budaya peduli, saling menghormati dan menghargai serta rasa memiliki akan kota Medan, bukan hanya sekedar pembangunan fisik pada bangunan saja.” Kata Akhyar ketika menjadi narasumber dalam acara Dialog Seni di Gedung Sanggar Seni Rupa Simpassri, Jalan Teratai, Kecamatan Medan Maimun, Sabtu (22/2/2020). Sebagaimana yang dikutip dari laman instagram humas_pemkomedan.

Lebih jauh Akhyar mengatakan bahwa perilaku budaya buang sampah sembarangan, melanggar lalu lintas dan tidak peduli pada sesama menjadi representasi pergeseran nilai budaya sekaligus wujud tidak adanya rasa saling memiliki pada diri masing-masing.

”Rasa acuh dan abai menjadikan kota Medan kehilangan jati dirinya. Jika kita bisa berbuat baik, meskipun kecil tapi yakinlah hala itu akan berdampak besar pada kemajuan kota ini. Mari ubah perilaku buruk tersebut.” Ajaknya.

Dihadapan para pelaku seni Sumatera Utara khususnya kota Medan, Akhyar berharap besar kota Medan akan kembali pada masa kejayaanya di era tahun 1960 hingga tahun 1980-an pada masa bidang seni dan budaya. Dimasa tersebut, kota Medan dikenal melahirkan serta memiliki komikus, cerpenis, pelukis dan budayawan handal.(JP).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.