Pilkada Medan 2020, Tanpa Calon Jalur Perseorangan

  • Whatsapp

Bapaslon melakukan penyerahan syarat dukungan perseorangan di KPU Medan. Foto : Dok.IDNTimes/istimewa.


Selasa, 25 Februari 2020 I Pukul 08.50 WIB

Bacaan Lainnya


Medan, IndoPos86 – Tepat pada hari Minggu (23/02/2020) Pukul 24.00 WIB, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan secara resmi menutup masa pendaftaran Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) untuk Pilkada Kota Medan 2020 untuk jalur perseorangan.

Hingga batas akhir yang ditetapkan oleh pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan, terdapat 2 (dua) Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) yang hadir ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan di Jalan Kejaksaan No. 37 Medan.

Kedua Bapaslon tersebut hadir ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan pada hari Minggu malam (23/02/2020).

Kedua Bakal Pasangan Calon yang hadir ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan yaitu bakal pasangan calon H. Azwir -Abdul Latif Khan serta bakal pasangan calon Yudi Irsandi-Suyono.

Koordinator Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kota Medan, M. Rinaldi Khair mengatakan hingga akhir masa pendaftaran syarat minimal dukungan bapaslon perseorangan, hanya dua bapaslon yang datang yakni H. Azwir -Abdul Latif Khan dan Yudi Irsandi-Suyono.

Namun, keduanya mengakui belum memenuhi syarat minimal dukungan yang sudah ditetapkan KPU Kota Medan sejak 26 Oktober 2019 yakni, 104.954 dukungan yang tersebar di 11 kecamatan.

Tadi malam ada dua bapaslon yang hadir, namun keduanya tidak memenuhi syarat jumlah minimal dukungan, kata Rinaldi di Kantor KPU Kota Medan, Senin (24/02/2020).

Sementara itu, KPU Kota Medan juga telah melakukan pengecekan jumlah dukungan kedua bapaslon tersebut di aplikasi Sistem Informasi Pencalonan (Silon).

Hingga pukul 24.00 WIB jumlah dukungan untuk Bapaslon H. Azwir Abdul Latif Khan 948 dukungan atau 0,9 persen.

Adapun Bapaslon Yudi Irsandi Suyono 140 dukungan atau 0,1 persen dari total syarat minimal yang ditetapkan

Sehingga dua bapaslon tersebut, selain belum memenuhi jumlah dukungan minimal, juga belum memiliki Form B.1.1-KWK Perseorangan yakni surat pernyataan pasangan calon yang memuat tabel dukungan serta belum memiliki form B.2-KWK Perseorangan yang memuat rekapitulasi jumlah dukungan, katanya. Seperti dikutip dari laman Tribun-Medan.com, Selasa (25/02/2020) Pukul 08.25 WIB.

Rinaldi menyebutkan ketentuan batas waktu penyerahan dukungan 19-23 Februari 2020 sudah diatur dalam Peraturan KPU No 16/2019 tentang tahapan dan jadwal serta Peraturan KPU No 18/2019 tentang pencalonan.

Semua peraturan tersebut sudah disosialisasikan secara simultan sejak Oktober 2019 mulai dari rilis ke media massa, website dan media sosial.
KPU Kota Medan juga telah mengundang sosialisasi tatap muka pada 9 Desember 2019 dan 14 Februari 2020.

Serta membuka layanan helpdesk konsultasi pencalonan perseorangan .setiap hari kerja. Pengumuman dan bimtek aplikasi Silon terus dilakukan oleh KPU Kota Medan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.