Pemprov Sumut Akan Perpanjang Status Siaga Darurat COVID-19

  • Whatsapp
Ketua Pelaksana Gugus Tugas COVID-19 Sumatera Utara, Riadil Akhir Lubis dan Kepala Dinas Kesehatan Sumut, Alwi Mujahit Hasibuan, di media center Kantor Gubernur Sumut. Foto : Humas Media Center.
“Kalau ini terjadi eskalasi kenaikan, maka langkah selanjutnya adalah kita memperpanjang siaga darurat ini sampai dengan 29 Maret 2020”

Selasa 24 Maret 2020 I Pukul 09.15 WIB

Medan, IndoPos86 – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) akan memperpanjang status siaga darurat virus corona (COVID-19). Hal ini menyusul terjadinya eskalasi atau kenaikan jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) dan orang dalam pemantauan (ODP) di wilayah Sumut.

Bacaan Lainnya

“Kalau ini terjadi eskalasi kenaikan, maka langkah selanjutnya adalah kita memperpanjang siaga darurat ini sampai dengan 29 Maret 2020. Itu pun jika terjadi kenaikan penyebaran kita akan memperpanjang sampai waktu tidak ditentukan,” kata Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Sumatera Utara, Riadil Akhir Lubis, Senin (23/03/2020), dikutip dari ANTARA.

Ia menyebutkan, untuk antisipasi kesiapan dalam melayani kesehatan masyarakat yang terjadi pada kasus ODP dan PDP, Pemrov Sumut juga sudah dan sedang menyiapkan beberapa rumah sakit atau lokasi bangunan yang nantinya akan digunakan untuk menampung PDP.

Adapun rumah sakit rujukan yakni RS GL Tobing PTPN II yang berada di Tanjung Morawa, RS Martha Friska satu dan dua, dan rencana rujukan rumah sakit evakuasi yakni RS Sari Mutiara Medan.

Berikutnya, bangunan Pusdiklat Badan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Provinsi, dan Wisma Atlet yang berada di Jalan Pancing, Deli Serdang.

“Dan bangunan-bangunan lain yang representatif seperti eks Sekolah Polisi Negara di Jalan Bhayangkara,” ujarnya.

“Apabila terus terjadi ledakan atau kenaikan jumlah pasien, Pemprov Sumut juga akan menggunakan Asrama Haji,” kata Riadil.

“Saya meminta kerja sama kita semua. Karena kondisinya, kondisi siaga darurat, mau tidak mau saya minta tolong kepada masyarakat Sumatera Utara untuk sama-sama kita putus penyebaran virus ini,” ujarnya.

Hingga Senin (23/03/2020) malam, kasus COVID-19 di Sumatera Utara sebanyak 763 ODP, 50 PDP, 2 positif serta 6 pasien berhasil sembuh.(Adm).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.