Pemerintah Berencana Kenakan Cukai Untuk Minuman Berpemanis

  • Whatsapp

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (kanan) mengikuti rapat kerja dengan komisi XI DPR RI d Kompelek Parlemen, Senayan, Jakarta. Foto : Aditya Pradana Putra/ANTARA.


Senin, 24 Februari 2020 I Pukul. 09.10 WIB

Bacaan Lainnya


Jakarta, IndoPos86 – Rencana pemerintah melalui Kementerian Keuangan untuk mengenakan cukai terhadap minuman berpemanis sebagai upaya pengendalian penyakit diabetes mendapat dukungan dari Kemeterian Kesehatan. Selain Kementerian Kesehatan yang mendukung rencana tersebut pihak lain yang mendukung adalah Komisi XI DPR RI.

Rencana pengenaan tarif cukai untuk minuman berpemanis disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani, dalam rapat kerja bersama dengan Komisi XI DPR RI, Rabu (19/02/2020) di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta.

Rencana ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mengendalikan jumah penderita diabetes di Indonesia. Hal tersebut bukan alasan yang mengada-ada mengingat penyakit diabetes menjadi penyebab kematian terbesar nomor tiga di Indonesia dengan jumlah penderita diperkirakan mencapai 10 juta jiwa. Dan tentunya selain dikarenakan aspek kesehatan yang menjadi alasannya lainnya adalah untuk menambah pemasukan Negara.

Namun, usulan ini tidak serta merta mendapat dukungan dari seluruh pihak. GAPMMI (Gabungan Pengusaha dan Minuman Indonesia) adalah salah satu pihak yang tegas menolak usulan tersebut. Mereka beralasan kebijakan tersebut dirara tidak tepat di tengah kondisi perekonomian yang tengah lesu.

Selain berdampak terhadap beban industri kebijakan tersebut juga secara langsung berdampak terhadap tergerusnya omset mereka. Dan diperkirakan juga berdampak terhadap negara yang kehilangan penerimaan pajak sekitar 700 miliar rupiah.

Pengenaan cukai untuk minuman berpemanis pada dasarnya telah dilakukan beberapa negara sebelum Indonesia. Misalkan Negara tetangga sesama kawasan ASEAN yaitu Thailand telah menerapkan kebijakan tersebut sejak tahun 2017.

Bahkan Uni Emirat Arab (UEA) mulai memberlakukan kebijakan penerapan cukai terhadap minuman pemanis tidak tanggung-tanggung sebesar 50% jauh lebih dahulu dibandingkan dengan Negara Thailand yaitu sejak tahun 2015.(JP).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.