Pemerintah Akan Beri Insentif Pembebasan Pajak Bagi Sektor Pariwisata Selama 6 Bulan

  • Whatsapp

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto : Rusman/Biro Pers Setpres.


Sabtu 7 Maret 2020 I Pukul 07.58 WIB

Bacaan Lainnya


Jakarta, IndoPos86 – Pemerintah akan membebaskan pajak hotel dan restoran selama enam bulan. Langkah ini bertujuan untuk menyelamatkan industri pariwisata dari serangan virus corona. Pasalnya, sektor pariwisata yang hidup dari hotel dan restoran kinerjanya tertekan.

Terjadi penurunan jumlah wisatawan mancanegara dan domestik yang cukup drastis semenjak penyebaran virus corona di sejumlah negara, termasuk Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan, pemerintah akan membebaskan pajak bagi hotel dan restoran sebagai penopang sektor pariwisata.

Pemerintah akan menggelontorkan dana sebesar Rp 3,3 triliun kepada Pemerintah Daerah (Pemda) untuk mengganti pendapatan daerah yang hilang karena pajak hotel dan restoran akan dibebaskan selama 6 bulan ke depan.

Penggantian tersebut berlaku efektif apabila sudah ada aturan turunan dari Kementerian Keuangan berupa Peraturan Menteri Keuangan (PMK).

“Ini diberlakukan nanti dengan PMK. Ini kan temporary, bukan pembatalan, kata Airlangga. Mengutip dari laman Merdeka.com, Sabtu (07/03/2020).

Ia berharap, dengan bantuan ini tak ada ancaman Pemberhentian Hubungan Kerja (PHK) di industri pariwisata.

“Makanya pemerintah memberikan saluran keleluasaan untuk pembayaran pajak perhotelan dan restoran, sehingga diharapkan dari situ ada cashflow tambahan untuk menahan PHK,” pungkasnya.(Adm).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.