Pembagian BLT di Desa Tapos Dipantau Muspika Tigaraksa

  • Whatsapp
Kepala Desa Tapos Khaerudin menyerahkan secara simbolis Bantuan Langsung Tunai kepada warga didampingi Kapolsek Tigaraksa Kompol Sumaedi serta ketua BPD Syahrudin, Jumat (26/06/2020). Foto: M. Arif. Bst/IndoPos86.

Minggu 28 Juni 2020 I Pukul 12.18 WIB

Tangerang, IndoPos86 – Sebanyak 19 orang warga Desa Tapos, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang terdampak COVID-19 secara simbolis mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) pada hari Jumat (26/06/2020).

Muat Lebih

Warga ini merupakan bagian dari 219 orang warga Desa Tapos yang mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Kepala Desa Tapos Khaerudin mengatakan bahwa rencana pembagian BLT sudah terlebih dahulu dimusyawarahkan oleh RT/RW, BPD serta tokoh masyarakat agar warga tidak mendapatkan double (tumpang tindih).

Sehingga warga yang sudah dapat bantuan PKH atau bantuan lain bisa diantisipasi untuk tidak mendapatkan bantuan double.

“Dengan kerja keras RT dan RW memilah warga yang belum pernah mendapatkan bantuan kurang lebih 280 Kepala Keluarga, mengingat anggaran yang kurang memadai maka sisa yang belum mendapatkan bantuan akan diprioritaskan masuk tahap 2 nantinya,” ucap Khaerudin kepada IndoPos86.

Ketua BPD Syahrudin pada saat menyampaikan kata sambutan langsung bertanya kepada masyarakat penerima BLT, Ia mengatakan mohon Bapak/Ibu, tolong tunjuk tangan siapa yang sudah pernah dapat bantuan COVID-19 atau PKH? Dan seluruh peenerima BLT menjawab belum.

Ketua BPD Syahrudin menyerahkan secara simbolis Bantuan Langsung Tunai kepada warga didampingi Kapolsek Tigaraksa Kompol Sumaedi, Jumat (26/06/2020). Foto: M. Arif. Bst/IndoPos86.

“Untuk apa menerima bantuan double, kalau nanti jadi bermasalah dan disini juga ada pihak Kepolisian yang menyaksikan dampak COVID-19 ini,” ucap Syahrudin.

Ia menambahkan, semoga para penerima BLT dapat mempergunakan uang tersebut sebaik mungkin dan berguna bagi keluarga.

Kapolsek Tigaraksa Kompol Sumaedi menyampaikan terima kasihnya kepada pejuang-pejuang Desa terutama RT dan RW dalam menjalani pengabdian kepada masyarakat/warga.

“Bekerjalah dengan ikhlas, hal itu nanti pasti ada balasannya dan saya meohon agar jangan ada potongan pada warga penerima bantuan karen dapat mengandung unsur pidana,” tandas Kompol Sumaedi.

Dalam kesempatan pembagian Bantuan Langsung Tunai tersebut masyarakat Desa Tapos yang mendapatkan bantuan tidak lupa menyampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden Joko Widodo, Gubernur Banten serta Bupati Tangerang. (M. Arif. Bst/IndoPos86).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *