Peduli Dampak COVID-19 “Amuba” Bagikan Sembako dan Masker

  • Whatsapp

Aliansi Mahasiswa Unimed Bersatu (Amuba) untuk berbagi sembako dan masker di sekitar jalan Willem Iskandar Pasar V Medan, Jumat (24/04/2020). Foto : Dok. Amuba/IndoPos86.

Sabtu 25 April 2020 I Pukul 06.50 WIB

Bacaan Lainnya

Medan, IndoPos86 – Peyebaran pandemi global virus corona (COVID-19), semakin mengkhawatirkan. Selain peningkatan jumlah pasien terinfeksi, secara ekonomi dampak yang ditimbulkan wabah ini menyebabkan masyarakat kehilangan penghasilan dan pekerjaan.

Kondisi tersebut, juga dirasakan oleh sebagian besar masyarakat di kawasan Medan Estate. Khususnya para driver ojek online, tukang becak, serta mahasiswa/i indekos berasal dari luar daerah.

Tergerak akan situasi tersebut Senat Mahasiswa Universitas Negeri Medan (Sema Unimed) mengkoordinir beberapa ormawa baik intra dan ekstra yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Unimed Bersatu (Amuba) untuk berbagi sembako dan masker di sekitar jalan Willem Iskandar Pasar V Medan yang dilaksanakan Jumat (24/04/2020).

Aliansi Mahasiswa Unimed Bersatu (Amuba) untuk berbagi sembako dan masker di sekitar jalan Willem Iskandar Pasar V Medan, Jumat (24/04/2020). Foto : Dok. Amuba/IndoPos86.

Adapun sembako yang dibagikan pada kegiatan tersebut terdiri dari 100 paket sembako yang berisi 1kg beras, 1 kg gula pasir, 1 bungkus garam, serta 250 pcs masker.

Keseluruhan paket sembako beserta masker yang dibagikan bersumber dari open donasi yang dibuka dari tanggal 29 Maret 2020 sampai 13 April 2020 yang berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp. 5.830.000.

Kegiatan ini merupakan kepedulian dari mahasiswa Unimed yang diwakilkan oleh SEMA Unimed beserta Aliansi Mahasiswa Unimed Bersatu. Sehingga diharapkan kegiatan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat.

“Alhamdulillah, sembako terbagi kepada 30 driver ojek online, 30 tukang becak, 40 mahasiwa/i indekos,” ujar Aisyahtur Radhwa sebagai ketua pelaksana.

Salah seorang driver ojek online yang menerima bantuan mengucap syukur Alhamdulillah karena mahasiswa terpikir berbagi seperti ini. Terlebih dampak corona membuat mereka semakin sulit untuk mencukupi biaya sehari-hari.

Aliansi Mahasiswa Unimed Bersatu (Amuba) untuk berbagi sembako dan masker di sekitar jalan Willem Iskandar Pasar V Medan, Jumat (24/04/2020). Foto : Dok. Amuba/IndoPos86.

“Alhamdulillah, semoga apa yang dilakukan adek-adek terlebih di Bulan Ramadhan ini menjadi berkah. Dan semoga kalian jadi orang sukses,” ucapnya.

Ahmad Fahmi Bintang yang merupakan Ketua Sema Unimed menambahkan bahwa dirinya berharap kegiatan ini dapat memperkuat solidaritas, dan agar semua komponen ormawa yg ada di Unimed baik internal maupun eksternal terekspos serta pergerakannya terasa bagi kalangan masyarakat.

“Saya yakin kegiatan ini juga dapat menjadi pendorong untuk kawan-kawan mahasiswa lainnya dalam melakukan kegiatan-kegiatan sosial walaupun dalam keadaan wabah pandemi COVID-19 sekarang ini. Dan tetap mengutamakan phsycal distancing serta social distancing itu. Kalau bukan kita siapa lagi,” ucap Ahmad.

Ahmad menambahkan, gerakan mahasiswa ini  juga menaati aturan Pemerintah, dimana Sema Unimed menghimbau seluruh instansi yang tergabung untuk tetap berada dirumah.

“Dari awal proses aliansi Amuba ini tergabung dilakukan secara daring, via grup whatsapp. Saat pembagiannya pun panitia pelaksana mengupayakan untuk menjaga jarak antara penerima, untuk menghindari penyebaran COVID-19,” lanjutnya.

“Maka harapan semua orang adalah semoga usai pandemi ini, agar semua kembali normal. Semoga semakin banyak aksi-aksi amal yang bertujuan untuk meringankan masyarakat yang membutuhkan,” pungkas Ahmad. (Rls/IndoPos86)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.