Orang Orang Kecil Yang Militan

  • Whatsapp

By: Tubagus Soleh

Ketum DPP Ormas Kerabat dan Sahabat Kesultanan Banten (Babad Banten)

Sabtu 03 April 2021 l Pukul 08:35 WIB

BANTEN, IndoPos86Guru saya Habib Alwi Asyathiri mengatakan, masa depan seseorang bukan terletak pada Kekuasaan, jabatan, dan kekayaannya. Namun terletak pada Imannya pada Alloh Swt.

Imannya kokoh pada Tuhan maka masa depannya akan husnul khotimah. Siapapun yang beriman yang sebenar-benarnya Beriman pasti akan memiliki masa depan yang gemilang.

Kekuasaan, Jabatan dan kekayaan akan sirna tak berbekas. Sekalipun kita di masa hidupnya menjadi seorang raja yang kuat dan paling berpengaruh. Sekalipun kita di masa hidupnya menjadi seorang konglomerat nomor satu se dunia. Sekalipun di masa hidupnya kita memegang jabatan yang prestisius dan menentukan, percayalah semuanya akan sirna lenyap tak berbekas.

Guru saya Habib Alwi Asyathiri melanjutkan pituturnya, manusia yang paling dungu adalah manusia yang bersandar pada jabatan, kekuasaan dan kekayaan tapi mengabaikan Iman.

Dalam ajaran Sayyidina Muhammad Saw manusia paling mulia menunjukan kepada kita bahwa kita harus seimbang dalam menjalani kehidupan di dunia. Islam tidak melarang seseorang menjadi Raja, Sultan, Konglomerat, atau apa saja yang menurut anda baik. Tapi semua itu harus berdasarkan Iman Kepada ALLOH Tuhan Penguasa kerajaan Langit dan bumi.

Beliau menegaskan, sekali kita mengabaikan Iman kita kepada Alloh, bisa dipastikan hidup kita akan selamanya menderita. Iman kepada Tuhan adalah sumber dari segala sumber kebahagian anda.

Apakah kebahagiaan dan penderitaan seseorang terkait dengan Imannya kepada Tuhan? Dengan tegas Guru saya menjawab, “Iya”. Iman sangat mempengaruhi mental spiritual seseorang. Boleh di kata, Iman segaris lurus dengan kebahagiaan atau penderitaan seseorang.

Bila ada yang merasa hidupnya merasa sial, kurang beruntung atau selalu merasa kena tulah. Beliau menegaskan perbaiki Iman anda kepada Tuhan.

Carilah pembimbing Guru Mursyid yang bisa menuntun diri anda ke jalan Ihdinasshirotol Mustaqim. Jalan Yang Lurus yang di ridhoi Alloh swt.

Nasehat Guru yang mengingatkan saya pada “orang-orang kecil” yang militan. Mereka memilih percaya pada Tuhan dan nrimo dalam menjalani kehidupan.

Meskipun terlihat sederhana ikhtiarnya tapi hidupnya berkah dan berkecukupan. Itu karena kokohnya Iman pada Tuhan Yang Maha Kuasa. ALLOH SUBHANA WA TA’ALA. Tegas Guru saya Habib Alwi Asyathiri.

Selesai mendengarkan pitutur Guru saya Habib Alwi Asyathiri yang masuk ke dalam relung jiwa yang paling dalam, Saya pun melanjutkan jualan dimsum dengan semangat yang membara. (TS101/Zaim/IndoPos86).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *