Orang Dalam Pemantauan (ODP) COVID-19 Di Kampar Terus Meningkat

  • Whatsapp

Kadis Kesehatan Kabupaten Kampar Dedi Sambudi. Foto : Dok. Istimewa.

Minggu 29 Maret 2020 I Pukul 14.03 WIB

Bacaan Lainnya

Kampar, Indopos86– Orang dalam pemantauan (ODP) terkait virus corona (COVID-19) di wilayah Kabupaten Kampar terus mengalami peningkatan.

Hingga Minggu (29/03/2020), jumlah ODP di Kampar telah mencapai angka 1.580 orang. Dilansir dari situs resmi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar http://corona.kamparkab.go.id/.

Adapun sumber data berasal dari Tim Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Kampar, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar.

Dalam situs tersebut dinyatakan, ada 1.580 orang dalam kategori ODP. Dibandingkan sehari sebelumnya, jumlah ODP sebanyak 1473 orang.

Artinya, ada penambahan dalam sehari sebanyak 107 orang.

Sementara untuk pasien dalam pengawasan (PDP) bertambah 3 orang, dari jumlah sebelumnya sebanyak 2 orang.

Tangkapan layar halaman situs Pemkab Kampar yang menampilkan informasi mengenai COVID-19 di Kabupaten Kampar. Foto : Ryan Kampar/IndoPos86.

“Untuk jumlah ODP berkemungkinan akan terus bertambah lagi,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kampar Dedi Sambudi, Sabtu siang (28/03/2020).

Kemungkinan akan bertambahnya ODP, kata dia, dikarenakan negara tetangga Malaysia membuka pintu akses kepulangan Warga Negara Indonesia (WNI) yang bekerja di sana.

“Karena memang Malaysia membuka pintu perbatasannya untuk mengembalikan warga Indonesia yang bekerja di sana,” terang Dedi.

Lebih lanjut dikatakannya, dari 3 orang PDP itu, 2 orang di antaranya termasuk dari ODP di Kampar.

“Dua orang dirawat di RSUD Bangkinang, yang satunya di RSUD Pekanbaru,” lanjut dia.

Dalam memerangi virus corona ini, Kadinkes Kampar mengimbau agar masyarakat untuk tidak berkerumun, dan menjaga jarak atau social distancing.

Selain itu, dia juga meminta masyarakat untuk dapat meningkatkan pola hidup bersih dan sehat. “Sering cuci tangan dan mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi,” pungkas Dedi Sambudi. (Haluan Riau/IndoPos86)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.