Menag Persilahkan Madrasah Ibtidaiyah, Tsanawiyyah dan Aliyah Belajar Tatap Muka

  • Whatsapp
Menteri Agama Fachrul Razi memberi keterangan pers di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Selasa (18/02/2020). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO.
“Dua hari lalu dengan Mendikbud sudah punya kesepakatan untuk sekolah madrasah dan umum yang akan buka,”

Kamis 6 Agustus 2020 I Pukul 16.13 WIB

Jakarta, IndoPos86 Menteri Agama (Menag) Fachrul Rozi mempersilakan sekolah di bawah Kementerian Agama atau Madrasah setingkat Ibtidaiyah (MI), Tsanawiyyah (MTS) dan Aliyah untuk melakukan kegiatan belajar tatap muka. Hal ini juga sudah ia bicarakan beberapa hari lalu dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Muat Lebih

“Dua hari lalu dengan Mendikbud sudah punya kesepakatan untuk sekolah madrasah dan umum yang akan buka, silahkan buka dengan memperhitungkan empat hal,” kata Menag Facrul di UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten di Serang, Kamis (06/08/2020).

Empat yang Menag minta dipenuhi jika sekolah madrasah dibuka. Yaitu lingkungan yang aman COVID-19, guru dan guru yang aman dan bebas terpapar virus dan pihak sekolah yang membentuk protokol kesehatan.

“Kalau itu dilakukan Insya Allah baik,” ujarnya.

Ilustrasi. Siswa-siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia, Serpong, Tangerang Selatan. Foto: Dok. MAN Insan Cendekia Serpong.

Sejauh ini, Menag mengatakan bahwa pesantren-pesantren sudah dibuka. Presentasinya keterpaparan virus juga hanya hanya 0,00 sekian persen karena lingkungan yang aman, guru dan santri yang tak terpapar Corona.

Terkait ada zonasi daerah merah, kuning dan hijau, Menag juga mengatakan sudah berbicara dengan Ketua Satuan Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo. Zonasi akan diusahakan seperti pemetaan di DKI Jakarta yang berbasis RT dan RW. Sehingga nanti tidak berdasarkan kabupaten atau kota.

Namun, ia menyerahkan pembukaan belajar madrasah tatap muka diserahkan pada pihak sekolah. Termasuk harus diberikan izin oleh pemerintah daerah setempat.

“Iya diserahkan ke sekolah masing-masing kecuali di tempat-tempat yang tidak dibolehkan oleh Pemda,” pungkasnya. (Detikcom/IndoPos86).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *