Maklumat Ridwan Kamil : Memaksa Mudik, Jadikan Sebagai ODP

  • Whatsapp

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat meninjau Stadion Patriot Chandrabhaga, Kota Bekasi yang kemungkinan dijadikan lokasi tes massal bagi warga Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, dan Kabupaten Karawang, Minggu (22/03/2020). Foto : Humas Pemprov Jabar.

“Kalau sayang keluarga di kampung halaman, diam dulu sampai semua berlalu”

Minggu 29 Maret 2020 I Pukul 00.42 WIB

Bacaan Lainnya

Bandung, IndoPos86 – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengeluarkan maklumat larangan mudik selama pandemi virus corona (COVID-19).

Salah satu isi maklumat tersebut mewajibkan ketua atau pengurus RT dan RW melaporkan kedatangan, kepulangan atau mudik warga berstatus orang dalam pemantauan (ODP) COVID-19 ke polisi setempat.

Dalam maklumat tersebut, Emil meminta agar setiap orang yang mau pulang ke kampung halaman di Jabar untuk membatalkan rencana tersebut.

Adapun isi maklumat Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sebagai berikut dikutip dari akun Instagram Ridwan Kamil @ridwankamil yaitu :

1. DILARANG MUDIK KE KAMPUNG HALAMAN DI TENGAH PANDEMI COVID-19.

2. BARANGSIAPA MEMAKSA MUDIK, MAKA AKAN OTOMATIS BERSTATUS ODP (Orang Dalam Pemantauan).

3. JIKA BERSTATUS ODP, MAKA HARUS ISOLASI DIRI 14 HARI.

4. KEPOLISIAN JAWA BARAT AKAN MENGAMBIL TINDAKAN HUKUM JIKA STATUS ODP TIDAK MELAKUKAN ISOLASI DIRI.

5. RT/RW WAJIB MELAPORKAN KEDATANGAN ODP KE KEPOLISIAN SETEMPAT.

Mohon disebarluaskan. Terima Kasih.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat merilis data per Jumat (27/03/2020), jumlah pasien positif virus corona mencapai 98 orang dan 14 orang meninggal dunia.

Data itu diperbarui pukul 17.00 WIB di situs resmi Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Jabar (Pikobar).

Kasus orang berstatus positif corona tersebut bertambah 20 orang dibandingkan satu hari sebelumnya atau pada Kamis (26/03/2020) di mana kasus positif mencapai 78 orang.

Kasus meninggal akibat corona juga bertambah tiga orang dibandingkan sehari sebelumnya yang berjumlah 11 orang. (Red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.