Makam Sunan Ampel Ditutup Sementara Antisipasi COVID-19

  • Whatsapp

Pintu masuk utama ke Kawasan Wisata Ziarah Makam Sunan Ampel Surabaya ditutup untuk sementara. Foto: Erfan Hazransyah/Ngopibareng.id

Kamis 26 Maret 2020 I Pukul 05.59 WIB

Bacaan Lainnya

Surabaya, IndoPos86 – Kawasan Wisata Religi Ziarah Makam Sunan Ampel, Surabaya, tutup sementara waktu demi mencegah penyebaran virus corona (COVID-19).

“Untuk sementara waktu, Makam Sunan Ampel ditutup untuk peziarah. Berlaku sejak tanggal 24 Maret – 7 April tahun 2020, 14 hari ke depan,” kata takmir masjid dan makam Sunan Ampel, Zeid Muhammad Yusuf, Rabu (25/03/2020), dikutip dari CNNIndonesia.com.

Zeid mengatakan bahwa penutupan area ziarah ini juga sesuai dengan imbauan pemerintah dan kepolisian untuk mengurangi keramaian.

“Karena itu instruksi dari Kapolri, ya kita harus menjunjung tinggi apa yang diinstruksikan, ya harus mematuhi sekalipun kita juga punya semacam otoritas, tapi kita kan nggak bisa melanggar aturan pemerintah,” katanya.

Akses menuju area makam Sunan Ampel memang ditutup. Peziarah yang tiba tertahan di luar area makam, lantaran terhalang pagar.

Kendati demikian, sebagian peziarah tetap melakukan doa dan tahlil di luar area. Sementara itu, yang lain memilih untuk kembali.

Zeid mengatakan bahwa pihaknya tak kuasa melarang peziarah yang datang. Ia hanya melakukan pembatasan jarak agar peziarah tak berkerumun.

“Kita tidak menyediakan tempat-tempat duduk, jadi mereka enggak akan lama-lama. Enggak bisa melarang kita hanya mengimbau, peziarah untuk menghindari virus-virus itu, itu seperti jaga jarak,” katanya.

Pintu masuk utama ke Masjid Agung dan Makam Sunan Ampel, yang biasanya penuh sesak oleh peziarah, kini tampak sepi. Foto: Erfan Hazransyah/Ngopibareng.id

Berbeda dengan area makam, Masjid Sunan Ampel hingga kini masih terus terbuka dan menggelar salat berjemaah baik itu lima waktu maupun shalat Jumat.

Takmir sudah berupaya meningkatkan kewaspadaan dengan melakukan pembersihan karpet, penyemprotan disinfektan, serta penyediaan fasilitas cuci tangan dan hand sanitizer.

Tak hanya itu, takmir juga telah mengatur deretan saf salat agar renggang dengan jarak satu meter antar-jemaah sesuai protokol.

Di sisi lain, di sekitar area Wisata Religi Ziarah Makam Sunan Ampel Surabaya, terdapat pula sentra belanja oleh-oleh, yang biasanya disesaki pengunjung kini juga mulai terdampak dikarenakan berkurangnya peziarah yang datang.

Penurunan jumlah peziarah yang datang tentu berdampak pada berkurangnya pendapatan para pedagang.(Red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.