KPK Persilahkan Tunjuk Langsung Pengadaan APD di Tengah Wabah Corona

  • Whatsapp

Petugas sedang menyemprotkan disinfektan di Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mencegah penyebaran wabah virus corona. Foto : Dok. Humas KPK.

Senin 23 Maret 2020 I Pukul 00.23 WIB

Bacaan Lainnya

Jakarta, IndoPos86 – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mempersilakan pengadaan barang dan jasa lewat penunjukan langsung di tengah situasi darurat.

Hal ini disampaikan menjawab desakan diadakannya Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga medis yang menangani pasien penyakit virus corona (COVID-19).

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron mengatakan hal itu sudah diatur dalam Peraturan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/ Jasa Nomor 13 Tahun 2018.

“Sebagaimana diatur di Pasal 6 mekanismenya dapat dilakukan dengan penunjukan langsung. Hal ini dilakukan agar secara cepat untuk mengatasi kondisi darurat sebagaimana saat ini epidemi virus corona yang melanda dunia,” ujar Ghufron melalui keterangan tertulis, Minggu (22/3), dikutip dari CNNIndonesia.com.

Ghufron menuturkan pelaksana pengadaan barang dan jasa tidak perlu khawatir untuk mengadakan secara cepat, tentunya dengan tidak menyampingkan iktikad baik. Ia pun mengutip ‘Salus Populi Suprema Lex‘ yang bermakna keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi.

“Kami berharap pelaksana pengadaan barang dan jasa dapat secara cepat dan responsif memenuhi kebutuhan tanggap darurat corona,” ucapnya.

Sementara itu Ketua KPK Firli Bahuri berujar bahwa pihaknya tak segan untuk menindak penyelenggara negara yang justru memanfaatkan wabah virus corona untuk mencuri uang negara.

Kata dia, pelaku korupsi yang berhubungan dengan bencana dapat diancam dengan pidana hukuman mati sebagaimana tercantum dalam Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Masa sih, ada oknum yang masih melakukan korupsi karena tidak memiliki empati kepada NKRI. Ingat, korupsi pada saat bencana ancaman hukumannya pidana mati,” tuturnya saat dikonfirmasi.(Adm).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.