Kisah Moch. Hafidh Pahlawan Kecil Sumbangkan Tabungan untuk APD Tim Medis COVID-19

  • Whatsapp
Moch. Hafidh pahlawan kecil sumbangkan tabungannya ke Polsek Dayeuhkolot untuk beli APD tim medis COVID-19. Foto : Dok. Polsek Dayeuhkolot.
“wabah virus Corona yang menimpa Indonesia segera berakhir, supaya bisa bersekolah dan bermain kembali dengan teman-teman,”

Jumat 17 April 2020 I Pukul 11.17 WIB

Bandung, IndoPos86 – Bukan anak pejabat, bukan pula anak pengusaha kaya raya. Bapaknya hanya berprofesi sebagai tukang servis televisi sedangkan ibunya berprofesi sebagai pedagang baso ayam. Tapi jika bicara kemuliaan hati, siapa yang tidak terharu melihat tindakan anak ini.

Anak kecil itu bernama Moch. Hafidh (9 tahun)  anak dari Bapak Ruhiyatna dan Ibu Rikoh Rotikoh yang saat ini duduk di kelas 3 SDN Pasigaran 3 Dayeuhkolot. Ia meminta ibunya Rikoh Rotikoh untuk mengantarnya ke Polsek Dayeuhkolot Polresta Bandung menemui Kapolsek Dayeuhkolot Kompol Sudrajat dengan membawa kaleng Biskuit yang berisikan pecahan uang koin untuk disalurkan membantu membeli APD (Alat Pelindung Diri), Kamis (16/04/2020).

Moch Hafidh bersama Kapolsek Dayeuhkolot Kompol Sudrajat saat menyerahkan uang tabungannya untuk membeli APD. Foto : Dok. Polsek Dayeuhkolot

Berawal ketika Moch.Hafidh (9 tahun) diliburkan sekolah dikarenakan Pandemi Virus Corona (COVID-19) yang terus mewabah di Indonesia dan melihat pemberitaan di televisi bahwa langka dan mahalnya masker beserta APD (Alat Pelindung Diri) untuk pencegahan penyebaran Virus Corona (COVID-19) yang dibutuhkan para tenaga medis saat ini.

“Bahwa banyaknya pemberitaan mengenai Pandemi Virus Corona (COVID-19) yang terus mewabah dan sulitnya mendapatkan APD (Alat Pelindung Diri) di televisi, Moch.Hafidh (9 tahun) sempat menanyakan kepada saya apa dan untuk apa APD tersebut dan saya menjelaskan kepada Moch. Hafidh bahwa APD adalah Alat Pelindung Diri yang sangat dibutuhkan oleh tenaga medis dalam menangani pasien Virus Corona kemudian Moch. Hafidh mengungkapkan ingin membantu membeli APD dengan menyumbangkan tabungannya yang Moch. Hafidh kumpulkan selama 9 bulan yang awalnya tabungan tersebut dikumpulkan untuk membantu biaya pernikahan kakaknya”. Kata Ibu Rikoh Rotikoh.

“Saya hanya memberikan uang jajan sehari Rp.2000,- untuk Moch. Hafidh, sewaktu akan memberikan uang tabungannya Moch. Hafidh mengatakan wabah virus Corona yang menimpa Indonesia ingin segera berakhir supaya bisa bersekolah dan bermain kembali dengan teman-temannya,” pungkas Ibu Rikoh Rotikoh. (Polsek Dayeuhkolot/IndoPos86).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.