Kisah Dokter dan Tim Medis Rawat PDP Corona: Sepekan Gunakan Jas Hujan Sebagai APD

  • Whatsapp

Ilustrasi tenaga medis Puskesmas terpaksa gunakan jas hujan saat tangani pasien. Foto : Twitter/@amosloranto.

Minggu 29 Maret 2020 I Pukul 02.02 WIB

Bacaan Lainnya

Aceh Utara, IndoPos86 – Tim medis berupa dokter dan perawat di Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM) Aceh Utara sempat sepekan menggunakan jas hujan sebagai alat pelindung diri (APD) untuk merawat pasien dalam pengawasan (PDP) corona atau COVID-19.

Mereka terpaksa menggunakan jas hujan karena APD sebelumnya berjumlah 30 unit sudah digunakan untuk merawat pasien lainnya.

Jurubicara Gugus Tugas COVID-19, Aceh Utara, Andre Prayudha, Sabtu (28/03/2020) membenarkan rumah sakit sempat menggunakan jas hujan selama sepekan.

“Ini baru tiba 50 APD dari pemerintah pusat yang disalurkan lewat Pemerintah Aceh,” kata Andre melalui sambungan telepon, Sabtu (28/03/2020).

Dia menyebutkan, APD sangat dibutuhkan tim medis di rumah sakit plat merah yang menjadi rumah sakit rujukan perawatan pasien corona.

Namun, APD tersebut tersedia dengan jumlah minimal.

“Kalau 50 unit itu tentu tidak cukup juga. Sekarang ini memang tidak ada PDP yang dirawat. Jika ada, tentu itu tidak cukup. Karena APD itu hanya sekali pakai,” kata Andre.

Pemerintah Aceh Utara, sambungnya sedang berupaya membeli APD lewat dana sebesar Rp 2 miliar yang telah dianggarkan.
Tentu, sambung Andre butuh waktu untuk pembelian ditengah kelangkaan APD akhir-akhir ini.

“Jika ada komunitas yang mau menyumbang APD itu baik juga untuk paramedis,” pungkasnya.

Sebelumnya, Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM) Aceh Utara merawat 1 PDP corona. Sementara di Aceh Utara tercatat ada 40 ODP corona. (Sumber : Kompas.com).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.