Ketua KPK : Korupsi Saat Bencana Seperti Wabah Corona Ancamannya Pidana Mati

  • Whatsapp
Ketua KPK Firli Bahuri saat penandatangan kontrak kerja pejabat eselon I dan II di Gedung Merah Putih, Jakarta, Kamis (05/03/2020). Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
“Ingat korupsi pada saat bencana ancaman hukumannya pidana mati”

Sabtu 21 Maret 2020 I Pukul 09.53 WIB

Jakarta, IndoPos86 – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mengingatkan kepada seluruh pihak agar tak melakukan tindak pidana korupsi di tengah wabah virus corona (COVID-19). Ia menyebut pelaku korupsi di saat bencana bisa diancam dengan hukuman mati.

Bacaan Lainnya

“Apalagi di saat sekarang, kita sedang menghadapi wabah virus corona. Masa sih, ada oknum yang masih melakukan korupsi karena tidak memiliki empati kepada NKRI. Ingat korupsi pada saat bencana ancaman hukumannya pidana mati,” kata Ketua KPK Firli Bahuri kepada wartawan, Sabtu (21/03/2020).

“Walaupun suasana penuh keprihatinan, tapi kami tetap semangat dalam upaya pemberantasan korupsi, membangun dan menggelorakan semangat budaya antikorupsi,” katanya, dikutip dari laman Detik.com.

Ia menekankan upaya pemberantasan korupsi yang dilakukan KPK tidak akan berhenti meski harus menghadapi resiko virus corona. Ia mengatakan para penyelidik hingga penyidik KPK masih terus bekerja hingga kini.

Selain itu, Firli mengatakan KPK ikut melakukan monitoring terhadap kegiatan penanganan virus corona tersebut. Ia berharap agar wabah virus corona ini cepat tertangani.

Sebelumnya, pemerintah memperbarui data kasus virus corona skala nasional. Data terbaru menunjukkan ada penambahan hingga lebih dari 369 kasus.

“Total kasus hari ini 369 orang,” kata Juru Bicara Pemerintah terkait penanganan virus corona, Achmad Yurianto, dalam konferensi pers di BNPB, Jakarta Timur, Jumat (20/03/2020).

Ada penambahan kasus yang sembuh. Kasus yang sembuh secara total adalah 17 kasus. Sementara, untuk pasien positif corona yang meninggal bertambah 7 orang.

“Sehingga total kasus yang meninggal menjadi 32 orang,” kata Yuri.(Adm).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.