Kemenag Kampar Sudah Terbitkan Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1441 H

  • Whatsapp

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar Drs H Alfian MAg, didampingi Kepala Subbag Tata Usaha H Fuadi Ahmad SH MAB di ruang kerjanya hari Senin (13/04/2020). Foto : Ryan Kampar/IndoPos86.

Senin 13 April 2020 I Pukul 15.56 WIB

Bacaan Lainnya

Kampar, IndoPos86 – Dalam rangka memudahkan masyarakat untuk menentukan kapan waktu berbuka puasa dan waktu Imsak atau menahan diri selama bulan suci ramadhan, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kampar telah menerbitkan Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1441 H/2020 M.

Demikian disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar Drs H Alfian MAg, didampingi Kepala Subbag Tata Usaha H Fuadi Ahmad SH MAB, hari Senin (13/04/2020), diruang kerjanya.

Alfian mengatakan, Imsakiyah Ramadhan ini telah siap dicetak dan siap di bagikan. Untuk itu, kepada masyarakat yang ingin mengambil Imsakiyah ini, bisa diambil langsung ke Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar, tepatnya diruang Seksi Penyelenggara Syari’ah.

“Imsakiyah Ramadhan ini dihitung atau dihisab berdasarkan 00° 20° 54,7’’ LU dan 101° 07° 19,0’’ BT, dan berlaku untuk Wilayah Kota Bangkinang dan sekitarnya. Ijtima’ akhir Sya’ban jatuh pada hari Kamis, 23 April 2020 pukul 09:29:01 WIB dengan ketinggian hilal 03° 49′ 29” ,” jelas Alfian.

Oleh karena itu, 1 Ramadhan jatuh pada hari Jum’at, 24 April 2020 M. Ijtima’ akhir Ramadhan jatuh pada hari Sabtu, 23 Mei 2020 pukul 00:41:57 WIB dengan ketinggian hilal 07° 09′ 36”. 1 Syawal jatuh pada hari Ahad, 24 Mei 2020 M. Ijtimak akhir Zulqa’idah jatuh pada hari Selasa,21 Juli 2020 pukul 00.35.48 WIB dengan ketinggian hilal 08° 37′ 15”. 1 Zulhijjah jatuh pada hari Rabu, 22 Juli 2020 M.

“Walaupun 1 Ramadhan dan 1 Syawal tahun 1441 H / 2020 M, telah ditetapkan oleh Kementerian Agama Kab. Kampar. Namun kita tetap berpesan kepada seluruh Umat Muslim, khususnya yang berada di Kab. Kampar untuk senantiasa menunggu Penetapan 1 Ramadhan dan 1 Syawal 1441 H, dari Sidang Isbat dan Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia,” pungkas Alfian. (Rls/Ryan Kampar/IndoPos86).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.