Hercules C-130 Milik TNI Membawa Alkes Corona dari China Tiba di Halim

  • Whatsapp
Pesawat C-130 Hercules A-1333 milik TNI membawa 12 ton Peralatan kesehatan penanggulangan Covid-19 dari Shanghai. Foto : Dok. Kolonel Sus Taibur Rahman/ Kabidpenum Puspen TNI.
“Mendarat di (Bandara) Halim Perdana Kusuma,”

Senin 23 Maret 2020 I Pukul 10.46 WIB

Jakarta, IndoPos86 – Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjend Sisriadi mengatakan pesawat Hercules C-130 yang membawa alat kesehatan (alkes) dari China mendarat di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Senin (23/03/2020).

Bacaan Lainnya

“Mendarat di (Bandara) Halim Perdana Kusuma,” ujar Sisriadi melalui pesan singkat, Senin (23/03/2020), dikutip dari CNNIndonesia.com.

Pesawat pengangkut alkes itu telah terbang dari Lanud Raden Sadjad (RSA) Natuna, Kepulauan Riau, menuju Halim Perdana Kusuma. Pesawat mengambil alat kesehatan dari China pada Sabtu (21/03/2020).

Pesawat mengangkut sembilan ton alat kesehatan, diantaranya, disposable Mask, N95 mask, protective clothing, goggles, gloves, shoe covers, infrared thermometer.

Pesawat kemudian transit di Lanud Raden Sadjad (RSA) Natuna, Minggu (22/03/2020).

Rencananya, Menhan Prabowo Subianto, Wamenhan Sakti Wahyu Trenggono, Kasum TNI Letjen Joni Supriyanto, dan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Letjen TNI Doni Monardo akan menerima alat kesehatan itu dan untuk selanjutnya logistik medis akan didistribusikan kepada tim penanganan medis COVID-19.

Di Halim, Kasubdispenum Dispenau Kolonel Sus Muhammad Yuris, mengatakan pesawat, awak, serta barang bawaan akan disemprot disinfektan.

“Kami harus menerapkan sejumlah prosedur berdasarkan protokol kesehatan WHO terhadap kru, pesawat, dan barang bawaan agar terhindar dari potensi terbawanya COVID-19 dari Tiongkok.” ujar Yuris, Senin (23/03/2020).

Nantinya, awak pesawat juga akan menjalani isolasi selama 14 hari. “Termasuk, melakukan isolasi terhadap kru pesawat untuk diobservasi kesehatannya,” katanya.

Alat-alat kesehatan dari China akan digunakan untuk menanggulangi wabah corona di Indonesia.

Hingga 22 Maret 2020 pukul 15.45 ada 514 kasus positif, 48 meninggal dan 29 orang dinyatakan sembuh.(Adm).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.