Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Kampar Bagikan Masker dan Sosialisasi di Pasar Bangkinang

  • Whatsapp

Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Kampar Ir. Aliman Makmur, M.Si,.P.hD memasangkan masker kepada amggota Dishub di halaman Dikominfo Kabupaten Kampar, Minggu (29/03/2020). Foto : Ryan Kampar/IndoPos86.

Minggu 29 Maret 2020 I Pukul 12.42 WIB

Bacaan Lainnya

Kampar, Indopos86 – Tim Gugus Tugas penanganan COVID-19 Kabupaten Kampar melakukan aksi turun ke Pasar Bangkinang guna melakukan sosialisasi dan memberikan informasi kepada masyarakat bahaya penyebaran virus vorona.

Kegiatan tersebut juga disertai pembagian masker oleh Kadis Perdagangan Koperasi dan UMK Kab. Kampar Afrizal, Kadis DLH Kab. Kampar Ir. Aliman Makmur, M.Si,.P.hD, Kadis Perhubungan Kab. Kampar Amin Filda, Kadis Kominfo Kab. Kampar Arizon.

Selanjutnya dengan pelepasan satu pleton anggota Dishub dihalaman Diskominfo Kab. Kampar, Minggu (29/03/2020).

Seperti diketahui saat ini Gugus Tugas pencegahan COVID-19 secara rutin melakukan langkah-langkah pencegahan dan saat ini diumumkan 1580 orang dalam pengawasan (ODP) dan 3 pasien dalam pengawasan (PDP).

Mobil unit informasi Diskominfo Kampar juga dioperasikan dengan pegeras suara menyampaikan informasi langsung disepanjang jalanan Kota Bangkinang sejak Jum’at sore (27/03/2020).

Kadis DLH Aliman Makmur mengajak seluruh tim agar dapat memberikan informasi dan sosialisasi dengan cara yang santun dan terarah yang terpenting sasaran dan target dapat tercapai.

“Rambut tidak putus, tepung tidak tumpah itulah ASN yang profesional, menghimbau tanpa menciderai perasaan masyarakat namun program kita tetap jalan,” papar Aliman.

Selain itu, Kadis Perdagangan Koperasi dan UMK Afrizal mengajak masyarakat untuk tidak berbelanja berlebihan dan menyetok barang berlebihan karena Pemerintah menjamin ketersediaan stok barang dan sembako kepada seluruh tim agar dapat mengedukasi masyarakat.

“Kita sampaikan informasi kepada masyarakat agar tidak tertular Penyebaran virus corona ini, edukasi masyarakat dan kita berikan contoh, serta mengedukasi masyarakat agar tidak belanja berlebihan dan menyetok barang berlebihan karena Pemerintah menjamin ketersediaan stok barang dan sembako”, ungkap Afrizal. (Ryan Kampar)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.