Gubsu Edy Rahmayadi Meminta Masyarakat Agar Tidak Mudik di Tengah Wabah Corona

  • Whatsapp

Gubernur Sumut H. Edy Rahmayadi menyampaikan himbauan melalui channel Youtube Humas Pemprov Sumut, Sabtu (04/04/2020). Foto : Tangkapan layar Youtube Humas Sumut/IndoPos86.

“Saya mohon kepada saudara-saudaraku. Ini untuk kebaikan kita bersama. Jadilah pahlawan untuk melindungi diri, keluarga, juga Sumatera Utara yang kita cintai ini,”

Sabtu 4 April 2020 I Pukul 11.21 WIB

Bacaan Lainnya

Medan, IndoPos86 – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi kembali menghimbau kepada masyarakat khususnya di Sumatera Utara agar tidak mudik menjelang Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri tahun ini.

Himbauan ini kembali disampaikan mengingat kondisi wabah virus corona (COVID-19) yang masih terjadi.

“Saya Edy Rahmayadi, Gubernur Sumatera Utara. Mengimbau kepada seluruh saudara-saudaraku masyarakat Sumatera Utara yang saya cintai, agar tidak mudik baik keluar dari Sumatera Utara maupun masuk ke Sumatera Utara. Ini bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19,” kata Edy Rahmayadi melalui channel YouTube Humas Sumut, Sabtu (04/04/2020).

Menurut Edy kebijakan itu juga demi kebaikan masyarakat Sumut. Di tengah pandemi COVID-19 saat ini, silaturahmi dengan keluarga dapat digantikan melalui media sosial seperti video call, atau teknologi lainnya.

Edy berharap warga tidak mudik demi kebaikan bersama. Dia mengajak masyarakat untuk melindungi diri dan keluarga dari penyebaran virus Corona.

“Saya mohon kepada saudara-saudaraku. Ini untuk kebaikan kita bersama. Jadilah pahlawan untuk melindungi diri, keluarga, juga Sumatera Utara yang kita cintai ini,” tuturnya.

Apalagi saat status Siaga Darurat Bencana Non-Alam COVID-19 di Sumut telah ditingkatkan menjadi status Tanggap Darurat hingga 29 Mei 2020.

Kenaikan status itu lantaran adanya kenaikan eskalasi orang terjangkit sehingga dibutuhkan penanganan yang yang cepat, tepat, fokus dan terpadu.

Diberitakan sebelumnya hingga Jumat (03/04/2020), jumlah warga Sumut yang terkonfirmasi terinfeksi COVID-19 sudah mencapai 36 orang, dari sebelumnya ada 30.

“Dari 36 orang yang positif itu, tiga di antaranya meninggal dunia,” kata Juru Bicara Percepatan Penanganan COVID-19 di Sumut, Mayor. Kes. dr. Whiko Irwan.

Dia menjelaskan untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) saat ini ada 95 orang yang masih menjalani perawatan.

Sedangkan Orang Dalam Pemantauan (ODP) ada 2.969 jiwa. (IndoPos86).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.