Google Doodle Tampilkan Bapak Antiseptik Ignaz Semmelweis

  • Whatsapp
Google Doodle Tampilkan Philipp  Ignaz Semmelweis. Dok : Google

Jumat 20 Maret 2020 I Pukul 11.39 WIB

Jakarta, IndoPos86 Hari ini, Jumat (20/03/2020) Google Doodle menampilkan gambar seorang pria bertuxedo yang memegang timer, serta adanya ilustrasi gambar mencuci tangan pada huruf O di Google.

Bacaan Lainnya

Pria yang menjadi Google Doodle hari ini adalah Dr. Ignaz Philipp Semmelweis. Dia adalah seorang dokter Hungaria keturunan Jerman yang dikenal sebagai Bapak Antiseptik. Ia dikenal sebagai orang pertama yang menemukan manfaat medis dari mencuci tangan.

Pada 20 Maret 1847, Ignaz Semmelweis diangkat sebagai Chief Resident di klinik bersalin Rumah Sakit Umum Wina, Austria. Disana ia menyimpulkan dan membuktikan bahwa dokter harus mendisinfeksi tangan mereka secara menyeluruh untuk mengurangi penularan penyakit.

Lahir di Buda (sekarang Budapest), Hongaria pada 1 Juli 1818, Ignaz Semmelweis melanjutkan untuk mendapatkan gelar doktor dari Universitas Wina dan gelar master dalam kebidanan. Demikian seperti dikutip blog resmi Google Doodle.

Ketika ia mengawali karir jabatannya di Rumah Sakit Umum Wina pada pertengahan abad ke-19, infeksi misterius yang dikenal sebagai “demam anak” menimbulkan angka kematian tinggi pada ibu yang baru melahirkan di seluruh Eropa.

Ignaz Semmelweis kemudian dipercaya untuk menemukan penyebabnya. Setelah penyelidikan menyeluruh, ia menyimpulkan bahwa para dokter secara tak sengaja mengirimkan materi infeksius melalui tangan mereka, sebelum melakukan operasi dan autopsi kepada ibu yang rentan.

Dia pun langsung mewajibkan semua staf medis mencuci tangan sebelum melakukan pemeriksaan pasien. Hasilnya, tingkat infeksi di divisinya mulai menurun.

Sayangnya, banyak rekan Ignaz Semmelweis yang menganggap gagasannya dengan skeptis. Baru setelah kematian Semmelweis teorinya divalidasi, melalui penerimaan luas ‘teori penyakit’.

Berkat jasanya, banyak orang menyadari bahwa mencuci tangan adalah salah satu cara paling efektif untuk mencegah penyebaran penyakit.

Termasuk ditengah mewabahnya virus corona (COVID-19) kampanye mencuci tangan membantu mencegah penyebaran virus tersebut ke orang lain.(Adm).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.