China Revisi Angka Kematian COVID-19 di Wuhan, Naik 50% Jadi 3.869 Orang

  • Whatsapp

Setelah dua bulan lebih diisolasi penuh warga Wuhan, Provinsi Hubei, China, bisa kembali beraktivitas di luar rumah. Meski jauh dari normal, warga sudah diperbolehkan berjalan-jalan di pusat kota. (31/03/2020). Foto : Shen Bohan/AP.

Jumat 17 April 2020 I Pukul 15.44 WIB

Bacaan Lainnya

Jakarta, IndoPos86 – Pemerintah kota Wuhan, provinsi Hubei, China, mengevaluasi data kematian karena corona (COVID-19).

Kota tempat COVID-19 ditemukan itu, mencatat ada total tambahan 1.290 kematian atau naik sekitar 50% dari laporan sebelumnya.

Ini menjadikan jumlah kematian total di kota itu menjadi 3.869. Penyesuaian dirinci dalam postingan media sosial pemerintah kota setempat.

“Banyak kasus dilaporkan secara keliru atau dilewatkan seluruhnya,” tulis AFP, dikutip Jumat (17/04/2020).

Beberapa mal di ibu kota provinsi Hubei itu juga sudah dibuka. Sebelumnya “karantina wilayah” atau lockdown diterapkan pada Wuhan, lantaran kota ini diketahui sebagai kota asal muasal virus corona (COVID-19). Foto : Shen Bohan/AP.

Ditulis Reuters, kasus tambahan di kota itu juga direvisi menjadi 325.

Dikutip dari Johns Hopkins University, hingga pukul 11:00 ada 83.753 kasus positif di China. Angka kematian nasional naik 39%.

Sebelumnya pada 8 April lalu, pemerintah China akhirnya mengakhiri lockdown (penguncian wilayah) di Wuhan. Kota ini sudah ditutup selama 76 hari. (CNBCIndonesia.com/IndoPos86)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.