BNN Gerebek Pabrik Narkoba Skala Rumahan di Jakarta Utara

  • Whatsapp

Deputi Bidang Pemberantasan BNN, Irjen. Pol. Arman Depari saat mengecek barang bukti dalam penggerebekan pabrik narkoba skala rumahan yang terletak di Jl. Teluk Permata,Kampung Gusti Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (10/03/2020). Foto : Wildan/INDOZONE.


Kamis 12 Maret 2020 I Pukul 12.35 WIB

Bacaan Lainnya


Jakarta, IndoPos86 – Badan Narkotika Nasional (BNN) menggrebek sebuah pabrik narkoba skala rumahan yang terletak di Jl. Teluk Permata,Kampung Gusti Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (10/03/2020).

Dalam penggerebekan tersebut,dua pelaku Z dan F berhasil diamankan petugas BNN.

Deputi Bidang Pemberantasan BNN, Irjen Pol Arman Depari mengatakan, pabrik rumahan jenis sabu itu dikendalikan oleh Napi di Lapas Kedung Pane, Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah.

“Ini jaringan sindikat narkoba Clandestain Lab yang dikendalikan oleh Napi Lapas Kedung Pane, Semarang,” kata Arman (10/03/2020).

Menurut Arman, Z dan F mendapat arahan dari napi bernama A. Saat di lakukan penggerebekan ke rumah tersebut, ditemukan bahan- bahan baku kimia yang yang hendak dijadikan narkoba jenis sabu.

Bahan baku tersebut yakni, fosfor merah, epedrin, soda api, toluen, sulfuric acid, iodine, metanol, dan bahan kimia lainnya.

“Ini ilegal semua. Kita juga mengamankan alat Lab yang ditenggarai untuk memproduksi sabu, kompor listrik, kertas PH dan dan kertas saringan,” ungkapnya

Dikatakan Arman, awalnya tim menangkap satu tersangka atas nama Z di Taman Permata Indah 2 Kelurahan Pejagalan, Kecamatan Pejaringan, Jakarta Utara

“Kemudian dikembangkan,dan berhasil amankan F di Rusun Blok B Lantai 2 Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara,” ujar Jenderal Bintang Dua berambut gondrong

Arman menyampaikan, Tim BNN kemudian melakukan penggeledahan di Teluk Gong Timur Penjagalan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.

“Barang bukti yang ditemukan,antara lain fosfor merah, epedrin, soda api, toluen, sulfuric acid, iodine, metanol, bahan kimia berbahaya lainnya, alat lab untuk memasak atau memproduksi sabu, derijen, kompor listrik, dan kertas saringan,” ujar Arman.

Kedua tersangka selanjutnya dibawa ke kantor BNN untuk diperiksa lebih lanjut, sementara, barang bukti tengah dilakuka pemeriksaan di laboratorium milik BNN.(Adm).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.