Bahas COVID-19, Bupati Kampar Video Conference Bersama Beberapa Menteri Kabinet Indonesia Maju

  • Whatsapp

Bupati Kampar H. Catur Sugeng Susanto, SH melaksanakan video conference dengan Menteri Dalam Negeri dalam upaya penanggulangan dan pencegahan dampak COVID-19 di Kampar, Selasa (07/04/2020). Foto : Ryan Kampar/IndoPos86.

Rabu 8 April 2020 I Pukul 11.10 WIB

Bacaan Lainnya

Kampar, IndoPos86 – Bupati Kampar H. Catur Sugeng Susanto, SH melaksanakan video conference dengan Menteri Dalam Negeri RI dan beberapa Kementerian Kabinet Indonesia Maju dalam upaya penanggulangan dan pencegahan dampak COVID-19 khusunya diwilayah Kabupaten Kampar.

Bupati Kampar H. Catur Sugeng Susanto, SH bersama kepala OPD terkait, mendengarkan langsung arahan dan instruksi dari Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian.

Terutama yang berkaitan langsung dengan penggunaan dan pengalokasiannya anggaran di kabupaten dalam rangka menghadapi Wabah COVID-19. Video Conference bertempat di kediaman Bupati Kampar di Desa Sei Lembu Makmur, Kecamatan Tapung, Kampar, Selasa (07/04/2020).

Bupati Catur  Sugeng Susanto melakukan Video Conference ke Mendagri bersama dengan sejumlah menteri terkait.

“Menteri Perindustrian, Menteri Perdagangan, Menteri Pertanian, Sekjen KKP, Menteri Ketenagakerjaan, Menteri BUMN, Kepala BKPM, Ketua Apindo, Ketua Kadin bersama Sekda Prov/Bupati/Walikota se Indonesia,” ucapnya

“Agenda pembahasannya terkait dengan langkah antisipasi dan kebutuhan daerah bidang perindustrian, perdagangan dan pangan dalam pencegahan penyebaran dan percepatan penanganan COVID-19,” ucapnya

Selanjutnya pada kesempatan itu Mendagri mengatakan bahwa tujuan dari video conference ini adalah untuk mensinkronkan krisis yang terjadi di pusat maupun daerah yang diakibatkan oleh COVID-19,
dimana krisis ini adalah krisis global dan pandemi terluas.

Usai melaksanakan Video Conference Bupati Catur menyampaikan bahwa atas seluruh instruksi Kemendagri Tito Karnavian. Ia telah menetapkan berbagai langkah maupun antisipasi, akan segera dilakukan di tingkat Kabupaten Kampar.

Begitu juga terhadap ketersediaan pangan, Alat Pelindung Diri (APD) dan dampak lainnya. (Ryan Kampar/IndoPos86)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.