Bagi Yang Lupa Foto Meteran Listrik, Jangan Terkejut Jika Tagihan Listrik Jadi Mahal

  • Whatsapp
Seorang pelanggan listrik pascabayar di Karanganyar tengah melakukan catat meter mandiri untuk dilaporkan ke PLN secara online, Selasa (24/03/2020). Foto: Vladimir Langgeng/suaramerdekasolo.com.
“Jadi kalau pelanggan mengirimkan angka stand kWh meter dan kami nyatakan valid, kami akan menggunakan laporan tersebut sebagai dasar perhitungan rekening,”

Kamis 28 Mei 2020 I Pukul 10.19 WIB

Jakarta, IndoPos86 – Kemarin, Rabu (27/05/2020) merupakan hari terakhir bagi para pelanggan untuk mengirimkan foto pencatatan listrik ke PLN melalui aplikasi WhatsApp Messenger (WA) PLN 123 dengan nomor 08122123123. Siapa yang belum mengirimkannya?

Bacaan Lainnya

Pelaporan mandiri pelanggan akan dijadikan prioritas utama dasar perhitungan rekening listrik. Bagi yang belum mengirimkan foto pencatatan listriknya, siap-siap tanggung risikonya.

“Jadi kalau pelanggan mengirimkan angka stand kWh meter dan kami nyatakan valid, kami akan menggunakan laporan tersebut sebagai dasar perhitungan rekening. Meskipun petugas catat meter mengunjungi rumah pelanggan,” kata Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN, Bob Saril dilansir dari detikcom, Rabu (27/05/2020).

Jika pelanggan tak kirimkan foto meteran listrik secara mandiri pada tanggal 24-27 setiap bulannya, maka angka stand yang akan digunakan adalah hasil dari baca petugas PLN yang datang ke rumah. Namun apabila rumahnya tak bisa didatangi petugas, pihak PLN hanya akan menggunakan rata-rata 3 bulan sebagai dasar perhitungan rekening listrik.

“Jika demikian (tidak mengirim foto meteran listrik) kami akan menggunakan rata-rata 3 bulan sebagai dasar tagihan rekening listrik,” tegas Bob.

Dengan begitu kemungkinan akan ada lonjakan tagihan listrik seperti awal Mei lalu. Sebab PLN hanya menggunakan hitungan rata-rata kepada semua pelanggan karena keterbatasannya untuk door to door rumah pelanggan akibat adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Untuk itu, PLN berharap pelanggan mau mengirimkan foto meteran listriknya secara mandiri. Untuk pembayaran listrik atau pembelian token, PLN juga mengimbau pelanggan untuk memanfaatkan layanan online dalam melakukan pembayaran tagihan atau pembelian token listrik.

Pembayaran listrik dapat dilakukan di mana saja tanpa harus mendatangi kantor PLN. Di antaranya melalui ATM, Internet Banking, SMS Banking, Aplikasi Dompet Digital (E-Wallet) seperti Link Aja, Gopay, dan sebagainya. Bisa juga melalui aplikasi E-Commerce seperti Tokopedia, Bukalapak, Traveloka, dan lainnya.

Informasi cara menggunakan layanan baca meter PLN sendiri. Foto: Dok. Istimewa.

Bagaimana Cara Lapor Meter Mandiri?

Apabila Anda lupa membaca meter mandiri untuk bulan ini, masih ada bulan depan dan seterusnya. Pastikan mengirimkan angka stand dan foto kWh meter di tanggal 24-27 setiap bulannya karena di luar tanggal itu maka tidak akan dijadikan dasar perhitungan tarif listrik.

Untuk melakukan caranya cukup mudah, pelanggan diminta menghubungi nomor WhatsApp (WA) PLN yakni 08122123123. Mulailah obrolan dengan ketik ‘Halo’ dan ‘2’ untuk melakukan baca meter mandiri.

“Setelah itu nanti akan ada informasi yang diberikan. Baca dulu informasi yang muncul,” kata Executive Vice President Corporate Communication & CSR PLN, I Made Suprateka dilansir dari detikcom, Rabu (27/05/2020).

Lalu pelanggan diminta masukkan ID pelanggan yang terdapat di mesin kWh untuk bisa melanjutkan proses baca meter mandiri. Setelah itu ketik angka stand kWh meter.

Jangan lupa kirimkan beserta foto kWh meternya. Di sini angka stand kWh harus jelas agar bisa dibaca dan dinyatakan valid oleh pihak PLN.

“Selesai deh. PLN nanti akan melakukan verifikasi data setelah itu semua dikirim,” sebutnya. (DetikFinance/IndoPos86).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.