Akhyar Tegaskan, Warga Medan Wajib Pakai Masker Jika Tidak Ingin KTPnya Ditarik

  • Whatsapp

Plt Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi ketika menghadiri kegiatan Kita Peduli dengan Pemberian Bantuan Sosial Untuk Masyarakat Terdampak COVID-19 di Jalan Beo Indah I No 42 Kecamatan Medan Sunggal, Sabtu (02/05/2020). Foto: Humas Pemko Medan/IndoPos86.

Minggu 3 Mei 2020 I Pukul 01.50 WIB

Bacaan Lainnya

Medan, IndoPos86 – Terhitung mulai tanggal 1 Mei 2020, Pemko Medan telah memberlakukan Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Karantina Kesehatan dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease (COVID-19) di Kota Medan.

Perwal tersebut berisi tentang karantina kesehatan dengan melaksanakan Cluster Isolation.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Demikian disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi ketika menghadiri kegiatan Kita Peduli dengan Pemberian Bantuan Sosial Untuk Masyarakat Terdampak COVID-19 di Jalan Beo Indah I No 42 Kecamatan Medan Sunggal, Sabtu (02/05/2020).

Bantuan tersebut merupakan inisiatif yang dilakukan Mitra Arsitektur Sumut untuk masyarakat terdampak COVID-19.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Didalam Perwal tersebut Akhyar menjelaskan, adanya peraturan yang mewajibkan seluruh masyarakat Kota Medan yang berada di luar rumah agar selalu menggunakan masker.

Sebab, penggunaan masker dinilai dapat menghindari ataupun mencegah Virus Corona masuk kedalam tubuh karena terhalang dengan adanya masker.

Plt Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi ketika menghadiri kegiatan Kita Peduli dengan Pemberian Bantuan Sosial Untuk Masyarakat Terdampak COVID-19 di Jalan Beo Indah I No 42 Kecamatan Medan Sunggal, Sabtu (02/05/2020). Foto: Humas Pemko Medan/IndoPos86.ㅤㅤ

“Siapapun kita yang berada di Kota Medan wajib menggunakan masker karna masker saya menyelamatkan kalian, masker kalian menyelamatkan saya,” ucap Akhyar.

“Jangan anggap sepele, virus ini bisa saja ada di tangan kita, maka dari itu, jika kita menggunakan masker dapat mencegah kita menyentuh hidung dan mulut yang merupakan jalan masuknya virus kedalam tubuh kita. Siapapun dia ayok cegah, dengan menggunakan masker,” jelas Akhyar.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Lebih lanjut Akhyar mengatakan bahwa selama 3 (tiga) hari kedepan, Pemko Medan akan melakukan edukasi dan sosialisasi.

Artinya, masyarakat yang tidak menggunakan masker masih diberi peringatan.

Setelah 3 hari, Pemko Medan akan memberikan sanksi berupa penarikan KTP atau yang lainnya. (Humas Pemko Medan/IndoPos86).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.