3 Provinsi Ini Mendapat Sorotan dari Presiden Jokowi

  • Whatsapp
Prresiden Joko Widodo memberi sorotan terhadap 3 provinsi dalam penanganan COVID-19. Foto: Instagram/jokowi.
“Tolong ini menjadi perhatian khusus sehingga angka penyebarannya bisa kita tekan lebih turun lagi,”

Jumat 5 Juni 2020 I Pukul 09.45 WIB

Jakarta, IndoPos86 – Sedikitnya tiga provinsi kritis penyebaran virus corona (COVID-19) yang menjadi sorotan Presiden Joko Widodo. Tiga provinsi itu yakni Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Kalimantan Selatan.

Jokowi meminta Gugus Tugas Penanganan COVID-19 memberikan perhatian khusus pada tiga provinsi tersebut agar lebih fokus ditangani.

“Saya ingin gugus tugas, kementerian, TNI dan Polri utamanya konsentrasi di tiga provinsi yang angka penyebarannya masih tinggi,” ujar Jokowi saat membuka rapat terbatas terkait Percepatan Penanganan Pandemi COVID-19, Kamis (04/06/2020).

Jatim saat ini menjadi provinsi yang masih terus mengalami peningkatan kasus konfirmasi positif COVID-19. Bahkan ibu kota di Jatim, Surabaya, sempat menjadi zona hitam karena menjadi wilayah dengan sebaran tertinggi di Indonesia.

Kasus positif COVID-19 di Jatim terus mengalami kenaikan tajam. Pada 2 Juni 2020 tercatat 5.135 kasus, kemudian terjadi pertambahan 183 kasus pada 3 Juni sehingga kumulatif berjumlah 5.317 kasus. Berdasarkan data terbaru per 4 Juni 2020, kasus kumulatif mencapai 5.408, terjadi pertambahan 90 kasus baru.

Peta persebaran COVID-19 di Jawa Timur. Foto: infocovid19.jatimprov.go.id

Jumlah kasus ini membuat Jatim berada di posisi kedua setelah Jakarta dengan 7.623 kasus.

Di Sulawesi Selatan dalam tiga hari terakhir juga mengalami kenaikan kasus. Tercatat pada 2 Juni ada 1.630 kasus, kemudian menjadi 1.668 kasus pada 3 Juni. Per 4 Juni 2020 terjadi pertambahan 54 kasus baru sehingga secara kumulatif ada 1.772 kasus.

Pertambahan kasus di Kalimantan Selatan juga terus mengalami kenaikan. Per 2 Juni tercatat 969 kasus, bertambah 64 kasus pada 3 Juni sehingga kasus kumulatif mencapai 1.033 kasus. Data terbaru per 4 Juni ada 1.142 kasus, terjadi pertambahan 109 kasus.

Karena angka penyebaran masih tinggi, Jokowi meminta penanganan kasus COVID-19 di tiga provinsi itu diberi perhatian khusus agar angka kasusnya segera turun.

“Tolong ini menjadi perhatian khusus sehingga angka penyebarannya bisa kita tekan lebih turun lagi,” katanya.

Secara nasional jumlah kasus positif di Indonesia saat ini 28.818 kasus. Sebanyak 8.892 sudah dinyatakan sembuh dan 1.721 pasien meninggal dunia. (CNNIndonesia.com/IndoPos86).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.