1 Pasien Positif Dari Kampar Menambah Jumlah Menjadi 11 Positif COVID-19 di Riau

  • Whatsapp

Ilustrasi virus corona. Foto : Shuutterstock

Minggu 5 April 2020 I Pukul 17.37 WIB

Bacaan Lainnya

Kampar, IndoPos86 – Pasien positif coronavirus disease (COVID-19) di Provinsi Riau kembali bertambah 1 orang, Ahad (05/04/2020). Dengan demikian, hingga hari ini total jumlah pasien yang positif COVID-19 di Riau sudah 11 orang.

Dengan bertambahnya pasien ke-11 ini adalah HN (38), yang merupakan PDP (pasien dalam pengawasan). HN yang berasal dari Kabupaten Kampar ini, sudah diisolasi dan dirawat di Kampar beberapa waktu yang lalu. Pasien HN memiliki riwayat perjalanan dari daerah terjangkit, yakni dari bertugas ke Jakarta pada tanggal (14/03/2020) lalu.

“Dengan penambahan kasus positif ini, Dinas Kesehatan Provinsi Riau langsung melakukan tracing kontak dari pasien HN. Dalam melakukan tracing ini, kami bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar dan Polda Riau,” ujar Kadiskes Riau, Mimi Yuliani Nazir, melalui juru bicara gugus tugas COVID-19, Indra Yovi, Ahad (05/04/2020) seperti dikutip dari Riaumandiri.id

Selain penambahan 1 pasien positif di Riau, pasien dalam pemantauan (PDP) juga bertambah satu orang, yang semula PDP meninggal 3 orang, menjadi 4 PDP yang meninggal dunia. Pada kesempatan tersebut, Yovi menghimbau kepada masyarakat untuk tidak menerima informasi yang salah, terkait pasien positif yang meninggal dunia.

“Terkait dengan informasi yang beredar di masyarakat tentang meninggalnya satu orang pasien positif COVID-19 di Pekanbaru, kami menjelaskan bahwa yang meninggal tersebut bukan pasien positif COVID-19, melainkan PDP yang masih menunggu hasil uji swab dari Balitbangkes. Kami meminta kepada masyarakat untuk mengikuti protokol penanganan jenazah COVID-19 demi kesehatan diri sendiri dan lingkungan sekitarnya,” jelasnya.

“Siapa pun yang berada dalam satu ruangan dengan jenazah PDP COVID-19 tersebut otomatis berstatus ODP, dan diharuskan melakukan isolasi mandiri dengan memerhatikan kondisi kesehatannya. Apabila terdapat gejala, diharuskan untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan,” jelas Yovi lagi.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar H. Dedi Sambudi mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Kampar juga akan mengumumkan secara resmi.

Pemkab Kampar juga akan mengumumkan secera resmi, tapi masih menunggu hasil lab ,” pungkas Dedi via pesan WhatsApp.

Sumber : Datariau.com (Ryan Kampar)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.