1.029 Jiwa Mengungsi Akibat Longsor di Cianjur

  • Whatsapp

Alat berat diterjunkan untuk kembali membuka akses jalan penghubung Cianjur – Bandung lintas selatan setelah tertutup akibat tebing longsor. Foto : Dok: Polsek Naringgul

Sabtu 28 Maret 2020 I Pukul 14.03 WIB

Jakarta, IndoPos86 – Jumlah pengungsi akibat bencana tanah longsor di Desa Karangnunggal, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terus bertambah.

Data sementara pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, hingga saat ini jumlahnya mencapai 1.029 jiwa.

Sekretaris BPBD Cianjur Mokhamad Irfan Sofyan menyebutkan, jumlah pengungsi berasal dari 8 kampung yang terdampak bencana.

“Hasil data sementara jumlah pengungsi saat ini ada 329 kepala keluarga atau sebanyak 1.029 jiwa,” kata Irfan Sabtu (28/3/2020), dikutip dari Kompas.com.

Saat ini, para pengungsi masih menempati tenda darurat, madrasah, sekolah, serta rumah-rumah penduduk yang dirasa aman.

“Para pengungsi ini bukan hanya warga yang terdampak, namun juga warga yang rumahnya terancam. Karena memang, di lokasi bencana berpotensi susulan,” ujar dia.

Sebelumnya, pihak BPBD telah mengingatkan potensi longsor susulan di lokasi pergerakan tanah di Desa Karangnunggal, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat itu.

Menurut data BPBD, ada 104 rumah terancam yang tersebar di 8 kampung, yakni Kampung Belendung, Cikadu, Pasarean, Munjul, Cihurip, Cibeunying, Cikerebek, dan Cijeungjing.

Sejauh ini, BPBD Cianjur mencatat ada 16 rumah rusak berat, 7 rumah rusak sedang dan 14 rumah rusak ringan akibat bencana alam tersebut.

Diberitakan sebelumnya, lereng bukit setinggi 200 meter longsor dan menimpa permukiman penduduk di Desa Karangnunggal, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Minggu (22/3/2020) dini hari.

Tidak ada korban jiwa, namun puluhan rumah warga ambruk. (Sumber : Kompas.com)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.